Berita Terbaru :
Untuk UMKM Sektor Usaha Mikro Rp 2.4 Triliun, Koperasi Rp 224.45 Milyar
Bupati Pacitan Imbau Waspadai Potensi Tsunami 20 Meter di Pesisir Selatan Jawa
Masa Pandemi Yang Berimbas Pada Ekonomi Menambah Angka Penyebab Penceraian
Antisipasi Gelombang Tsunami, Pemerintah Lumajang Pasang Lima Alat Pendeteksi Dini
Kantor KPID Jawa Timur Ditutup Pasca Salah Satu Komisioner Meninggal Karena Covid 19
Klarifikasi Kapolres Blitar Terkait Resignya Kasat Sabhara
Mantan Perangkat Desa Menggelar Aksi Di Depan DPRD
Polisi Perairan Fasilitasi Pembelajaran Daring Masyarakat Pesisir
Pengadaan Mobil Alphard Buat Bupati di Era Pandemi
Dilakukan Pencarian Selama 2 Hari, Korban Laka Air Remaja 14 Tahun Diketemukan
Pj Bupati Sidoarjo Akan Tancap Gas Dan Akan Menambah Jumlah Ruang Isolasi
Terpeleset Seorang Ibu Tewas Dilindas Truk Boks
1 ASN Meninggal Dunia Terpapar Covid-19
Mantan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto Zaenal Abidin Divonis 4 Tahun Penjara
Diduga Salahgunakan Kewenangan Untuk Kepentingan Paslon Nomer 1, KIPP Laporkan Risma Ke Bawaslu
   

Pembagian Pimpinan AKD Hampir Tuntas, 4 Partai Terpaksa Ditinggal
Politik  Senin, 30-09-2019 | 17:18 wib
Reporter : Dewi Imroatin
Pembagian 12 kursi pimpinan komisi dan 4 pimpinan badan sudah hampir tuntas, meskipunterdapat 4 partai yang ditinggal. Pembagian kue kekuasaan di DPRD Surabaya ini tidak menerapkan sistem proporsional. Foto: Dewi Imroatin
Surabaya pojokpitu.com, Skema pimpinan AKD (alat kelengkapan dewan) di DPRD Surabaya, sudah hampir tuntas. Bahkan untuk pembagian anggota di masing-masing komisi dan badan besok (1/10) akan diumumkan dalam rapat paripurna.

Dari 12 kursi pimpinan komisi dan 4 badan, ternyata terdapat 4 partai yang ditinggal yakni Demokrat, Nasdem, PAN dan PKS. Dengan pembagian, PDIP sebagai partai pemenang mendapatkan 4 kursi pimpinan komisi, Golkar mendapatkan 3 kursi pimpinan komisi, Fraksi Gerindra 2 pimpinan komisi, PKB 2 pimpinan komisi dan 1 pimpinan badan, PKS 1 pimpinan komisi dan PSI 1 pimpinan badan.

Akmad Suyanto, Ketua Fraksi PKS DPRD Surabaya menyampaikan, pihaknya ingin membangun sinergi dengan seluruh partai, pihaknya mendapatkan tawaran wakil ketua komisi C. "Tapi ini masih komunikasi dengan partai golkar yang juga mengiginkan wakil ketua komisi C, untuk itu loby masih terus dilakukan," kata Akhmad Suyanto.

Sementara itu, Hamka Ketua Fraksi PAN mengatakan, posisi pimpinan yang ditawarkan pada fraksi PAN-P3 adalah ketua BK. "Jika memilih posisi itu, maka PAN-P3 tidak bisa menempatkan anggotanya di BPP (badan pembuat perda), padahal BPP tempat memperjuangkan aspirasi konstituen lewat peraturan," ujar Hamka.

Hamka menyesalkan proses pembagian pimpinan tidak berlangsung transparan. Bahkan hingga detik ini, loby yang dibangun dalam pembagian pimpinan AKD hanya setengah kamar, tidak difloorkan dalam rapat resmi. (pul)

Berita Terkait

Pembagian Pimpinan AKD Hampir Tuntas, 4 Partai Terpaksa Ditinggal
Berita Terpopuler
Diduga Salahgunakan Kewenangan Untuk Kepentingan Paslon Nomer 1, KIPP Laporkan R...selanjutnya
Pilkada  7 jam

Laka Adu Jangkrik, Satu Tewas Empat Luka-Luka
Peristiwa  13 jam

Pengadaan Mobil Alphard Buat Bupati di Era Pandemi
Peristiwa  6 jam

Dilakukan Pencarian Selama 2 Hari, Korban Laka Air Remaja 14 Tahun Diketemukan
Malang Raya  6 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Massa Hadang Penjemputan Pasien Covid 19
Pojok Pitu

Belasan Kartu Keluarga Dijadikan Bungkus Tempe
Pojok Pitu

Langgar Protokol Kesehatan Pertunjukan Seni Musik Tradisional Dibubarkan Satgas ...selanjutnya
Jatim Awan

Angka Gugat Cerai di Sidoarjo Didominasi oleh Pihak Istri
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber