Berita Terbaru :
Cairan Desinfektan Untuk Penyemprotan Dan Bilik Sterilisasi Dipastikan Aman
Dewan Kota Surabaya Soroti Kandungan Bahan Kimia Bilik Sterilisasi yang Dibuat Pemkot
Pemkot Surabaya Akan Terapkan Karantina Wilayah Cegah Covid 19
Kondisi Terkini Penyebaran Virus Covid 19 di Kabupaten Sidoarjo
Jokowi Larang Warga Mudik ke Kampung Halaman
Bupati Banyuwangi Umumkan 1 PDP Positif Virus Corona
Empat Positif Covid-19, Petugas Gabungan Semprot Disinfektan di Wilayah Kecamatan Terdampak
Pemburu Biawak Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai
Dituntut 7 Tahun, Sekda Gresik Divonis Bebas
Pasien Positif Covid 19, Jalani Isolasi Mandiri di Rumah
Pastikan Tidak Lockdown, Targetkan Zero Covid-19
Anggota DPRD Jatim Diana Amaliyah Nilai APD di Magetan Masih Minim
Dinkes: Warga Mojopurno yang Dijemput Tim Medis BerAPD Sakit Flu Biasa
Habiskan Rp3,8 Miliar Jembatan Gempol Baru Sudah Rusak
Dari 38 Kabupaten Kota Sudah Ada 18 yang Zona Merah
   

Dianggap Berkah, Ribuan Warga Berebut Tumpeng Genilangit
Rehat  Minggu, 29-09-2019 | 15:49 wib
Reporter : M.Ramzi
Belasan tumpeng berukuran besar, yang terbuat dari sayur-sayuran, diarak. Kemudian direbut warga dan pengunjung di Wisata Taman Genilangit. Foto M.Ramzi
Magetan pojokpitu.com, Warga Desa Genilangit mengarak tumpeng dalam acara bersih desa di Taman Wisata Genilangit Desa Genilangit Kecamatan Poncol Kabupaten Magetan, pada Sabtu (28/9) sore.

Belasan tumpeng berukuran besar ini, diarak dari kantor desa menuju Taman Wisata Genilangit, yang berjarak kurang lebih 1 kilometer. Kades Genilangit Pardi mengatakan, acara ini bagian dari hari jadi Desa Genilangit.

Selain belasan tumpeng berukuran besar, ada seribu lebih tumpeng berukuran kecil, yang juga menjadi hidangan warga dan pengunjung.

Arak-arakan tumpeng  yang diberi nama pawai seribu Tumpeng Genilangit ini juga dihadiri Bupati Magetan Suprawoto. Juga sudah tiga kali digelar oleh warga desa. Selain untuk melestarikan budaya, juga untuk promosi wisata desa.

Setiba di taman wisata Bumi Langit, ribuan warga langsung berebut tumpeng yang terbuat dari aneka sayur dan buah-buahan.

Meskipun belum waktunya untuk diperebutkan, warga yang tidak sabar, melihat tumpeng tetap nekat berebut.  Mereka rela berdesak-desakan untuk mendapat buah atau sayur , termasuk tumpeng raksasa yang terbuat dari manisa, khas Desa Genilangit. Mereka yakin, buah yang sebelumnya sudah didoakan itu, bisa memberi berkah bagi kehidupan mereka. (pul)



Berita Terkait

Dianggap Berkah, Ribuan Warga Berebut Tumpeng Genilangit

Ratusan Warga Berebut Tumpeng Nasi Bungkus dan Sayuran

Ritual Kirap Tumpeng Raksasa dan Barongan Sebagai Tolak Balak
Berita Terpopuler
Mantan Kadinkes Kabupaten Malang Akhirnya Ditahan Kejari Kabupaten Malang
Hukum  4 jam

Puluhan Peserta Kongres Demokrat Dites Corona, Begini Hasilnya
Politik  18 jam

Saran Misbakhun untuk Pemerintah demi Lindungi Pariwisata dari Efek Corona
Ekonomi Dan Bisnis  15 jam

Tulungagung Konfirmasi Kasus Positif Covid 19 Pertama
Covid-19  9 jam



Cuplikan Berita
Viral, Wakil Bupati Sidoarjo Ikut Memakamkan Pasien Positif Corona
Pojok Pitu

Seorang Dokter Sidoarjo Tertular Virus Covid 19, Satu Perawat PDP
Pojok Pitu

Gubernur Jatim Takziah ke Kediaman Ibunda Presiden Jokowi
Jatim Awan

Santri di Jombang Gelar Sholat Ghoib Ibunda Presiden
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber