Berita Terbaru :
Anak Jerapah Lahir di Tengah Pandemi
Jelang Idul Adha, Harga Kambing di Tuban Merangkak Naik
Teka Teki Partai PPP di Pilkada Sumenep Belum Jelas
Periksa Hewan Qurban, Petugas Temukan Hewan Terjangkit Penyakit Hipersalivasi
Pemkab Ancam Tutup Lagi Lokasi Wisata Yang Tidak Paruh Protokol Kesehatan
   

Kekeringan, Puluhan Hektar Padi Milik Warga Mati
Mataraman  Minggu, 29-09-2019 | 06:15 wib
Reporter : Tova Pradana
Madiun pojokpitu.com, Akibat kekeringan, ratusan hektar areal pertanian di Dagangan Kabupaten Madiun, tak bisa ditanami. Bahkan, ada petani yang nekat menanam tanaman pangan berakhir puso karena irigasi tak lagi berfungsi.

Dari 280 lebih hektar areal pertanian di Desa Banjarsari Wetan tersebut hanya 20 persen atau 80 hektar saja yang bisa ditanami tanaman pangan. Sisanya, petani membiarkan mengering, karena tak ada saluran irigasi yang mengaliri air.

Bahkan dari 80 hektar areal petani yang bisa ditanami, pertumbuhanya juga kerdil. Dipastikan dalam waktu dekat, sebagian besar tanaman akan mati. Apabila sungai di wilayah tersebut tak lagi mengalir.

Sugeng, petani mengaku, sudah puluhan tahun petani berharap pemerintah segera membuatkan waduk. Namun sampai saat ini, hanya janji semata. Petani yakin, di masa pemerintahan Jokowi ini, sangat mudah pemerintah pusat membuat waduk.

"Tergantung pemerintah daerah serius atau tidak ikut serta menyalurkan aspirasi rakyat tani," tutur Sugeng, salah satu petani.

Tahun 2018 lalu, pemerintah pusat melalui BBWS Solo mewujudkan embung kresek senilai Rp 19 milyar.

 Namun embung, yang digadang mampu memberi solusi pengairan, hanya pepesan kosong. Karena mirip kolam ikan, embung itu tak bisa menjadi sumber mata air petani.

Berita Terkait

31 Kabupaten di Jawa Tmur Berpotensi Terjadi Kekeringan

Jelang Musim Kemarau, BPBD Bojonegoro Mulai Petakan Daerah Rawan Kekeringan

Pandemi Covid-19 Sejumlah Desa Area Sumber Mata Air Imbulan Alami Kekeringan

Memasuki Musim Pancaroba, 66 Desa di Trenggalek Masih Alami Kekeringan
Berita Terpopuler
Pemkab Ancam Tutup Lagi Lokasi Wisata Yang Tidak Paruh Protokol Kesehatan
Mlaku - Mlaku  5 jam

Periksa Hewan Qurban, Petugas Temukan Hewan Terjangkit Penyakit Hipersalivasi
Peristiwa  4 jam



Cuplikan Berita
Mobil Rombongan Gubernur Jawa Timur Kecelakaan di Tol Mojokerto-Kertososno
Pojok Pitu

Dendam Lama, Karyawan Pabrik Kayu Bacok Teman Kerja Pakai Samurai
Pojok Pitu

Dari 51 Peserta UTBK Reaktif, 38 Orang Ternyata Negatif Covid 19
Jatim Awan

Orkemiban, Minuman Tinggi Anti Oksidan Berbahan Daun Kelor
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber