Berita Terbaru :
14 Hari Pasca Ultimatum Presiden, Tingkat Kesembuhan Pasien Positif Covid di Jatim Tertinggi di Indonesia
Dinkes Lakukan Tracing dan Swab Di Sarangan
Meninggal Di RS Covid , Keluarga Tolak Dimandikan
Terjatuh Hindari Jalan Berkubang, Pegoes Asal Surabaya Tewas Terlindas Truk Tronton
Habaib-Ulama dan Tokoh Madura Tolak RUU HIP
Persentase Pasien Covid-19 Meninggal di Jatim Melebihi Luar Negeri
Taman Wisata Ngawi Mulai Ramai Pengunjung
Begini Tantangan Peternak Sapi di Tengah Pandemi Covid-19
Pemkab Magetan Gratiskan Rapid Test Bagi Pelajar, Mahasiswa, ASN dan Ibu Hamil
Pipa Gas Lapindo Bocor Resahkan Warga
Perawat Meninggal Akibat Covid 19 Menjadi 12
Sekolah di Tuban Ini Gratiskan Biaya Siswa Baru Selama Setahun
Kabar Gembira, 135 Pasien Covid 19 Kabupaten Mojokerto Sembuh
Ada Lagi Yang Positif Covid-19, Telaga Sarangan Ditutup
Sejumlah 14 Destinasi Wisata di Trenggalek Kembali Dibuka Pada Era New Normal
   

15 Siswa SD Keracunan Massal, Diduga Akibat Permen
Metropolis  Sabtu, 28-09-2019 | 17:12 wib
Reporter : Nanda Andrianta
Surabaya pojokpitu.com, Sekitar 15 siswa SD Al Manar, Jalan Pakal Amd, Kecamatan Pakal Surabaya dikabarkan mengalami keracunan massal. Diduga, disebabkan karena mengkonsumsi produk permen yang dijual di kantin sekolah. Pihak sekolah pun membenarkan adanya kejadian keracunan massal.

15 siswa SD Al Manar, Jalan Pakal Amd,Kecamatan Pakal Surabaya, mengalami keracunan massal. Permen yang dikemas wadah mainan berbentuk kipas angin mini itu dijual bebas di kantin sekolah. Bentuknya yang unik ini, menarik minat para siswa untuk membelinya.

Kepala Sekolah SD Al Manar, Barizi angkat bicara mengenai kejadian tersebut. Ia tak membantah kabar tersebut. Namun ia tak berani membenarkan, bahwa para siswanya keracunan akibat mengkonsumsi permen yang diduga beracun tersebut.

Barizi juga menceritakan kronologi kejadian tersebut. Menurutnya, peristiwa keracunan massal itu terjadi hari Senin (23,9), sekitar pukul 11.40 Wib. Saat itu, 15 siswa yang masih duduk di bangku kelas 2 SD itu hampir bersamaan mengalami mual dan pusing. Sehingga, pihaknya membawa para korban ke Puskesmas Benowo untuk pertolongan pertama.

Beruntung, kejadian itu tak membuat kondisi siswa makin parah. Sebab, tak ada yang sampai dirawat inap. "Saya kaget lantaran peristiwa itu cepat viral, dengan pesan berantai berisi himbauan agar tak memakan permen tersebut," kata Barizi, Kepala Sekolah SD Al Manar.

Barizi juga mengatakan, bahwa Petugas Dinas Kesehatan Kota Surabaya, dan Balai Pengawas Obat dan Makanan sudah meninjau ke lokasi kejadian. Sampel permen yang diduga berbahaya itu juga sudah dibawa ke laboratorium. Hingga kini, belum diketahui hasil laboratorium permen tersebut.(end)




Berita Terkait

Seluruh Korban Keracuan Makanan Hajatan Dipulangkan

15 Siswa SD Keracunan Massal, Diduga Akibat Permen

94 Santri Ponpes Al-Mawaddah Nglegok Blitar Keracunan Bakso

Keracunan Nasi Rawon, Lima Orang Terpaksa Dilarikan ke Rumah Sakit, Satu Orang Meninggal Dunia
Berita Terpopuler
Pengadilan Agama Gandeng Dispendukcapil Untuk Percepat Keluarkan Status
Teknologi  16 jam

Gabungan Forkopimda Ngawi Bubarkan Kerumunan Warga
Peristiwa  15 jam

Dishub Bojonegoro Gelar Operasi Kendaraan Parkir
Peristiwa  14 jam

Sejumlah 14 Destinasi Wisata di Trenggalek Kembali Dibuka Pada Era New Normal
Mlaku - Mlaku  8 jam



Cuplikan Berita
Viral Hasil Tes Rapid Peserta UTBK Berubah
Pojok Pitu

Dokter dan Satpam Postif Covid 19, Puskesmas Wates Mojokerto Ditutup Sementara
Pojok Pitu

Delapan Terkena Corona, Membuat Ribuan Karyawan PT KTI Diliburkan
Jatim Awan

Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber