Berita Terbaru :
Jangan Dibuang, Buktikan 3 Manfaat Teh Celup Untuk Kecantikan Kulit
Ada 6 Pegawai Positif Covid 19, PN Surabaya Kembali Ditutup
Simak 3 Kunci Sukses Adele Turunkan Berat Badan Hingga 45 Kg
Walikota Surabaya Minta Bantuan Rp 700 Miliar Untuk Akses GBT
Jokowi Teken PP, Pegawai KPK Resmi Jadi ASN
Pemkab Sidoarjo Bagi 15 Ribu Masker Gratis Untuk Penanganan Covid 19
Banyak yang Belum Tahu Arti Sebenarnya Warna Lampu Lalu Lintas
Menikah Kali Ke 4 di Tahanan, Napi Ini Disaksikan Tiga Mantan Istrinya
Kurikulum Darurat Sudah Terbit, Guru Tidak Perlu Bingung dalam PJJ
   

15 Siswa SD Keracunan Massal, Diduga Akibat Permen
Metropolis  Sabtu, 28-09-2019 | 17:12 wib
Reporter : Nanda Andrianta
Surabaya pojokpitu.com, Sekitar 15 siswa SD Al Manar, Jalan Pakal Amd, Kecamatan Pakal Surabaya dikabarkan mengalami keracunan massal. Diduga, disebabkan karena mengkonsumsi produk permen yang dijual di kantin sekolah. Pihak sekolah pun membenarkan adanya kejadian keracunan massal.

15 siswa SD Al Manar, Jalan Pakal Amd,Kecamatan Pakal Surabaya, mengalami keracunan massal. Permen yang dikemas wadah mainan berbentuk kipas angin mini itu dijual bebas di kantin sekolah. Bentuknya yang unik ini, menarik minat para siswa untuk membelinya.

Kepala Sekolah SD Al Manar, Barizi angkat bicara mengenai kejadian tersebut. Ia tak membantah kabar tersebut. Namun ia tak berani membenarkan, bahwa para siswanya keracunan akibat mengkonsumsi permen yang diduga beracun tersebut.

Barizi juga menceritakan kronologi kejadian tersebut. Menurutnya, peristiwa keracunan massal itu terjadi hari Senin (23,9), sekitar pukul 11.40 Wib. Saat itu, 15 siswa yang masih duduk di bangku kelas 2 SD itu hampir bersamaan mengalami mual dan pusing. Sehingga, pihaknya membawa para korban ke Puskesmas Benowo untuk pertolongan pertama.

Beruntung, kejadian itu tak membuat kondisi siswa makin parah. Sebab, tak ada yang sampai dirawat inap. "Saya kaget lantaran peristiwa itu cepat viral, dengan pesan berantai berisi himbauan agar tak memakan permen tersebut," kata Barizi, Kepala Sekolah SD Al Manar.

Barizi juga mengatakan, bahwa Petugas Dinas Kesehatan Kota Surabaya, dan Balai Pengawas Obat dan Makanan sudah meninjau ke lokasi kejadian. Sampel permen yang diduga berbahaya itu juga sudah dibawa ke laboratorium. Hingga kini, belum diketahui hasil laboratorium permen tersebut.(end)




Berita Terkait

Seluruh Korban Keracuan Makanan Hajatan Dipulangkan

15 Siswa SD Keracunan Massal, Diduga Akibat Permen

94 Santri Ponpes Al-Mawaddah Nglegok Blitar Keracunan Bakso

Keracunan Nasi Rawon, Lima Orang Terpaksa Dilarikan ke Rumah Sakit, Satu Orang Meninggal Dunia
Berita Terpopuler
Jokowi Teken PP, Pegawai KPK Resmi Jadi ASN
Politik  4 jam

Pemkab Sidoarjo Bagi 15 Ribu Masker Gratis Untuk Penanganan Covid 19
Metropolis  5 jam

Kurikulum Darurat Sudah Terbit, Guru Tidak Perlu Bingung dalam PJJ
Pendidikan  8 jam

Menikah Kali Ke 4 di Tahanan, Napi Ini Disaksikan Tiga Mantan Istrinya
Rehat  7 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Karyawan Toko Tipu Korban dan Gelapkan Ribuan Lpg
Jatim Awan

Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber