Berita Terbaru :
Antisipasi Kedatangan Pemudik Polres Mojokerto Dirikan Posko Screening di Gerbang Tol Sumo
12 Warga Lamongan Positif Corona
Lima Pasien Positif Covid-19 Sembuh, Lainnya Membaik
Akses Keluar Masuk Desa Diperketat Secara Mandiri
Diapit Wilayah Zona Merah Bupati Dirikan Check Point di Tiga Pintu Masuk
Rumah Khusus Penampungan Warga Status ODR
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Physical Distancing Tutup Jalur Penarukan-Malang Guna Memutus Rantai Penyebaran Virus Korona
Tim Medis Periksa Seluruh Perangkat Desa Geger
Petugas Bubarkan Kerumunan dan Pemuda Pesta Miras
Polisi Patroli dan Bubarkan Warga yang Nongkrong di Warkop
Hindari Kawasan Merah Covid-19, TKI dan Santri Mudik, Penumpang Kapal Membludak
Gubernur Jatim Khofifah Minta Tambahan Kuota Baju APD Kualitas Premium
Tim Gugus Tugas Covid-19 Periksa Kesehatan Pendatang di Exit Tol Ngawi
Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
   

Puluhan Mahasiswa IMM Gelar Aksi Damai dan Sholat Ghoib di Depan Mapolres
Tapal Kuda Dan Madura  Sabtu, 28-09-2019 | 10:00 wib
Reporter : Farid Fahlevi
Puluhan mahasiswa yang bergabung dalam ikantan Mahasiswa Muhamadiyah Probolinggo, Jumat (27/9) malam menggelar aksi simpati tepat di depan Mapolres Probolinggo Kota. Foto: Farid Fahlevi
Probolinggo pojokpitu.com, Sebagai bentuk simpati meninggalnya Immawan Randi, mahasiswa Universitas Halu Eole Kendari, Sulawesi Tenggara, akibat terkena tembakan pada saat unjuk rasa, membuat puluhan mahasiswa Ikatan Mahasiswa Muhamadiyah (IMM) Probolinggo menggelar aksi simpatik dan sholat ghoib tepat di depan Mapolres Probolinggo Kota. Aksi ini bentuk kekecewaan mahasiswa kepada penegak hukum, khususnya Polri.

Dengan membawa bendera organisasi Ikatan Mahasiswa Muhamadiyah dan bendera organisasi Pemuda Muhamadiyah, serta berbagai poster puluhan mahasiswa ini melakukan aksi damai.

Sebelum aksi, mereka terlebih dulu menggelar sholat ghoib atas meninggalnya Immawan Randi, kader IMM yang juga mahasiswa Universitas Halu Eole, meninggal tertembak bagian dada kanannya saat berunjuk rasa menentang pengesahan RKUHP.

Sholat ghoib juga diikuti Kapolres Probolinggo Kota dan Komandan Kodim 0820 Probolinggo. Selanjutnya, mereka menggelar aksi renungan malam, dengan menyalakan lampu pada ponsel masing-masing.    

Dalam orasinya, mereka meminta Kapolri mencopot Kapolda Sulawesi Tenggara yang dinilai telah lalai memerintahkan anggotanya dalam menjaga jalannya unjuk rasa, hingga terjadinya korban jiwa.

Muhamad Alfisahri, Ketua IMM Probolinggo, meminta usut tuntas penembakan saat unjuk rasa berlangsung.

Sementara itu menurut AKBP Ambariyadi Wijaya, Kapolres Probolinggo Kota, pihaknya mengapresiasi aksi damai yang dilakukan mahasiswa. "Selain itu, surat tuntutan mahasiswa akan diteruskan ke Polda Jawa Timur," ujar AKBP Ambariyadi Wijaya.

Usai melakukan aksi, puluhan mahasiswa ini membubarkan secara tertib. (yos)

Berita Terkait

Solidaritas Untuk Randi, Mahasiswa Tulungagung Gelar Doa Bersama dan Tabur Bunga

Puluhan Mahasiswa IMM Gelar Aksi Damai dan Sholat Ghoib di Depan Mapolres

Gerakan Umat Islam Pamekasan Gelar Shalat Ghaib dan Doa Bersama untuk Korban Aksi 22 Mei
Berita Terpopuler
5,9 Juta Pelanggan Listrik di Jawa Timur Akan Dapatkan Keringanan Pembayaran
Metropolis  6 jam

Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Metropolis  2 jam

Pendapatan Makin Menurun, Tukang Becak Makin Terdesak Kebutuhan Hidup
Peristiwa  8 jam

Physical Distancing Tutup Jalur Penarukan-Malang Guna Memutus Rantai Penyebaran ...selanjutnya
Malang Raya  2 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan

Gencar Tracking, Pasca Dipastikan Positif Covid 19 di Kecamatan Geger
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber