Berita Terbaru :
Kampung Tangguh di Mojokerto Dilengkapi Bilik Sanitezer Hingga Lumbung Pangan
Ciptakan Gelang Corona Untuk Pasien Covid-19 yang Bandel
Pabrik Rokok Sampoerna Kretek Disemprot Disinfektan
Peduli, Ratusan APD Dibagikan ke Seluruh Puskesmas Ponorogo
Kabar Sedih dari Nissan untuk Eropa dan Negara Berkembang
PSBB Tahap Tiga, Koramil Berikan Bantuan Sembako
Pedagang Dari Luar Daerah Wajib Memiliki Surat Keterangan Bebas Rapid Test
Penjual Ketupat Matang Tetap Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19
Persebaya Pengin Berhenti, Persipura Abstain, Persiraja Minta Lanjut
Kapan Pertandingan Olahraga Bisa Jalan lagi? Menpora Beri Penjelasan Begini
Suket Tak Lengkap, Pengguna Jasa Penyebrangan Wajib Balik Kanan
Polisi Amankan Tersangka Penganiayaan Hingga Pembakaran Korban
Sensasi Fluffy Pancake ala Jepang Bertabur Boba
   

Siswa Ikut Aksi Demo Mahasiswa Tolak RUU KUHP dan UU KPK
Tapal Kuda Dan Madura  Jum'at, 27-09-2019 | 17:01 wib
Reporter : Muhammad Zuhri
Pamekasan pojokpitu.com, Aksi unjuk rasa mahasiswa di Pamekasan, Madura, Jawa Timur berakhir yang rusuh, diwarnai dengan adanya unsur yang dinilai melanggar norma kepatutan. Pasalnya pada aksi penolakan terhadap revisi UU KUHP dan UU KPK kali ini, terlihat sejumlah siswa SMP-SMA dan sederajat ikut serta dalam aksi demo.

Ribuan mahasiswa, dari berbagai perguruan tinggi di Pamekasan, Madura, Jawa Timur, menggelar aksi menolak revisi RKUHP dan RUU KPK di depan Gedung DPRD Pamekasan.

Aksi ini diwarnai unsur yang dinilai melanggar norma kepatutan. Pasalnya, terlihat sejumlah siswa SMP maupun SMA dan sederajat ikut serta dalam aksi demo yang berujung bentrok dengan aparat kepolisian.

Para siswa ini juga ikut berjalan kaki bersama ribuan mahsiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kabupaten Pamekasan. Bahkan, mereka ikut serta membentangkan poster dan spanduk yang bertuliskan tuntutan dari aksi demo.
 
Kendati demikian atas keterlibatan sejumlah siswa dalam aksi demo ini, disayangkan oleh salah satu mantan aktivis dan anggota DPRD Pamekasan, Muhammad Sahur Abadi.

"Jika hendak melakukan aksi semacam ini, jangan libatkan para siswa yang dinilai kurang begitu paham terhadap eksistensi persoalan yang selama ini disuarakan oleh para mahasiswa," ujar Sahur Badi, Anggota DPRD Kabupaten Pamekasan.

Meski begitu, aksi demo ini tidak sampai menemukan titik temu atas apa yang akan disampaikan terhadap wakil rakyat. Pasalnya sebelum tuntutan mereka tersampaikan secara tuntas, aksi mereka terlebih dahulu terlibat rusuh dengan aparat. Massa aksi juga dipukul mundur menggunakan tembakan gas air mata dan water cannon. (yos)

Berita Terkait

Mahasiswa Sumenep Tuntut Tambak Udang Segera Ditindak

Ratusan Mahasiswa PMII Gelar Demo Tolak Kenaikan Iuran BPJS

Ratusan Mahasiswa Tolak Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

Marak Calo SIM, Mahasiswa Demo Polres Tuban
Berita Terpopuler
Polisi Amankan Tersangka Penganiayaan Hingga Pembakaran Korban
Peristiwa  7 jam

Sensasi Fluffy Pancake ala Jepang Bertabur Boba
Icip - Icip  7 jam

Suket Tak Lengkap, Pengguna Jasa Penyebrangan Wajib Balik Kanan
Peristiwa  6 jam

Kapan Pertandingan Olahraga Bisa Jalan lagi? Menpora Beri Penjelasan Begini
Olah Raga  6 jam



Cuplikan Berita
Fenomena Gelombang Tinggi Terjang Perairan Pacitan
Pojok Pitu

Banjir Bandang Terjang Pantura
Pojok Pitu

Korsleting Listrik, 2 Unit Bangunan Dilalap Si Jago Merah
Jatim Awan

Rumah Makan Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Korsleting Listrik
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber