Berita Terbaru :
Ahli Komunikasi Ini Menganggap Persoalan PCR Hanya Miskomunikasi
Rapid Test dan APD Kabaharkam Polri Digunakan di RS Bhayangkara
New Normal Akan Diterapkan Saat Tahun Ajaran Baru
Pemkot Malang Tetapkan 13 Point Untuk New Normal Life
Warga Temboro Minta Kelonggaran Akses, Sementara Pemkab Tawarkan Kampung Tangguh
Nenek Berusia 100 Tahun Sembuh Dari Covid-19
Ditengah Pandemi Covid-19, Penjualan Tanah Kavling Turun Drastis
21 Pasien Covid 19 Asal Lumajang Dinyatakan Sembuh
Data Hari Ini Pasien Covid 19 Bertambah 557 Orang
Empat Pasien Reaktif Dijemput Jalani Isolasi
Hasil Rapidtest 815 Karyawan Pabrik Rokok Madiun Non Reaktif
Bupati Kunjungi 8 Orang Yang Dikarantina Karena Mudik
Ratusan Pedagang di 3 Pasar Bojonegoro Ikut Rapid Test
Tambang Batu Kapur Runtuh, Alat Tambang Rusak Tertimbun
Optimalkan Laboratorium, Surabaya Tak Perlu Mobil Tes PCR
   

Buser Satreskrim Tembak Kaki Pelaku Jambret
Malang Raya  Jum'at, 27-09-2019 | 06:02 wib
Reporter : Khaerul Anwar
Malang pojokpitu.com, Satreskrim Polres Malang berhasil membekuk Jambret spesialis anak-anak kecil yang tengah bermain ponsel dipinggir jalan. Saat ditangkap di rumahnya, pelaku mencoba kabur sehingga harus dihadiahi timah panas petugas pada kedua kakinya.

Pelaku Ribut Sugeng Raharjo (31) warga desa talok, kecamatan Turen, Kabupaten Malang, harus didorong menggunakan kursi roda. Pelaku merupakan pelaku spesialis jambret ponsel anak-anak kecil yang tengah bermain ponsel dipinggir jalan. Ia selalu berputar-putar menggunakan motor sarana  Suzuki FU untuk mencari sasaran.

Begitu melihat korban yang sendirian di pinggir jalan dengan memegang ponsel, pelaku langsung mendekati. Sambil mengendarai motor, pelaku menyambar ponsel korban dan langsung kabur.

Hasil kejahatan langsung dijual ke konter dengan harga yang miring, kisaran Rp 500 ribu - Rp 1 juta. Hasilnya digunakan untuk kebutuhan hidup keluarga.

Bapak 1 anak ini, yang kesehariannya bekerja di pembuatan tekel, harus nyambi menjadi jambret untuk menambah pemasukan yang selama ini dirasa kurang. Terakhir kali, jambret ponsel anak saat bermain game di depan rumah.

Penyelidikan Buser Satreskrimm Polres Malang mengumpulkan saksi-saksi. Mereka mendapatkan petunjuk bahwa salah satu konter menerima ponsel dari tersangka tanpa dosbook.

Saat dilakukan penangkapan di rumahnya, pelaku berusaha melarikan diri melalui belakang rumah. Namun petugas lantas menembak kedua kakinya.

Menurut AKP Adrian Wimbarda, Kasat Reskrim Polres Malang, pelaku jambret yang kerap beraksi di wilayah Gondanglegi, dengan mencari-cari sasaran menggunakan motor sarana, dan spesialis jambret anak kecil yang tengah memegang ponsel. "Pelaku dilakukan tindakan menembak kedua kakinya, lantaran berusaha kabur melalui pintu belakang saat penangkapan," kata Kasat Reskrim Polres Malang.

Atas perbuatannya, pelaku jambret ini diganjar dengan Pasal 362 KUHP tentang Pencurian Biasa, dengan ancaman hukuman hingga 5 tahun penjara. (pul)

Berita Terkait

Bebas Program Asimilasi, 2 Penjambret Beraksi Lagi

Tiga Pelaku Jambret Dimasa, 1 Tewas Mengenaskan

Memafaatkan Momen Ngabuburit, 2 Jambet Dihakim Warga

Dua Penjambret Anak Anak Terekam CCTV Saat Beraksi yang Tengah Ngabuburit
Berita Terpopuler
Golkar Ingatkan Walikota Surabaya Jangan Cari Sensasi di Tengah Pandemi Covid-19...selanjutnya
Metropolis  10 jam

19 Kampung Tangguh Covid-19 Diresmikan Bertahap di Tulungagung
Peristiwa  19 jam

Keberadaan Kandang Dinilai Ganggu Wisata Monumen Kresek
Peristiwa  17 jam

Doni Monardo : Mobil PCR Untuk Provinsi Jatim, Namun Khusus Untuk Kota Surabaya
Politik  7 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber