Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Ekonomi Dan Bisnis 

Manfaatkan Limbah Daun Jagung Jadi Sumber Rupiah
Kamis, 26-09-2019 | 23:20 wib
Oleh : Saiful Mualimin
Berita Video : Manfaatkan Limbah Daun Jagung Jadi Sumber Rupiah
Jombang pojokpitu.com, Seorang ibu rumah tangga di Jombang sukses memanfaatkan limbah pertanian kulit jagung jadi sumber penghasilan, kulit jagung ini disulap jadi aneka bunga untuk aksesoris ruangan. Hasilnya,limbah yang biasanya dibuang ini kini mampu menjadi pundi rupiah.

Berada di rumah yang beralamat di Desa Sambongdukuh Kecamatan Jombang Kota, Surih Enggarwati, terus berkreasi. Daun jagung yang sudah mengering ini menjadi bahan dasar dirinya  untuk memproduksi aneka bunga. Bunga berbagai model dan jenis ini siap dipasarkan.

Pembuatannya daun jagung yang sudah di beri warna sesuai kebutuhan ini dikeringkan dengan setrika, usai kering dan halus  daun dipotong dan dibentuk sesuai kebutuhan.

Selain digunakan untuk bentuk daun,limbah jagung ini juga digunakan kelopak bunga. Dengan telaten pengrajin ini membentuknya menjadi aneka bunga untuk aksesoris ruangan.

Surih Enggarwati, pengrajin mengaku, ide ini muncul saat warga di desanya melihat limbah daun jagung yang cukup banyak di buang percuma.  Kalaupun ada hanya dimanfaatkan untuk pakan ternak.

"Dari sinilah akhirnya muncul keinginan untuk memanfaatkan bahan dasar aksesoris yang bisa bernilai ekonomis. Ratusan karya sudah di ciptakan melalui bahan limbah tersebut," kata Surih Enggarwati.

Untuk harga bervariatif harga minimal dipatok Rp 50 ribu tergantung kesulitan dan aneka kreasinya. Saat ini hasil karyanya sudah laku disejumlah kota di Jawa Timur. Omzet usaha dari limbah ini tidak kurang  dari dua juta tiap bulannya. (yos/vd:yan)

Berita Terkait


Manfaatkan Limbah Daun Jagung Jadi Sumber Rupiah


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber