Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Dalam aksinya, massa memberikan kado keranda pada perwakilan anggota DPRD Kabupaten Mojokerto. Foto Aminuddin Ilham
Mahasiswa Berikan Kado Keranda Mayat Kepada Anggota DPRD Kabupaten Mojokerto
Kamis, 26-09-2019 | 16:36 wib
Oleh : Aminuddin Ilham
Mojokerto pojokpitu.com, Ratusan mahasiswa dan pelajar se-Kabupaten Mojokerto, berunjuk rasa ke kantor DPRD Kabupaten Mojokerto. Mereka menolak RUU KUHP dan UU KPK.

Dengan membawa keranda dan replika makam, massa dari berbagai kampus dan pelajar se-Kabupaten Mojokerto, melakukan long march dari Jalan Majapahit menuju Gedung DPRD Kabupaten Mojokerto sejauh 3 kilometer.

Setibanya di depan gedung, ratusan pengunjuk rasa melakukan orasi. Dalam orasinya,  pengunjuk rasa menolak rancangan undang-undang kitab undang-undang hukuman pidana dan menuntut revisi UU KPK.

"Penolakan ini dilakukan karena RUU KUHP merugikan rakyat dan berpihak kepada kepentingan tertentu, sehingga tidak sesuai dengan hukuman sosial di daerah," tutur korlap aksi, Cakra buana.

Setelah melakukan orasi, sejumlah perwakilan diterima anggota Komisi 2 DPRD Kabupaten Mojokerto. Sebelum membubarkan diri, massa aksi memberikan kado keranda dan replika makam pada perwakilan anggota DPRD kabupaten mojokerto, sebagai simbol matinya hati nurani DPR RI. (pul)

Berita Terkait


RUU KPK Resmi Diundangkan, Masyarakat Desak Presiden Keluarkan Perppu

Besok Awal UU KPK Baru Mulai Berlaku

Mahasiswa Berikan Kado Keranda Mayat Kepada Anggota DPRD Kabupaten Mojokerto

Dibubarkan, Sebagian Mahasiswa Lakukan Aksi Susulan


Aksi Tolak RUU KUHP dan UU KPK Nyaris Ditunggangi

Ribuan Mahasiswa di Tulungagung Unjuk Rasa Tolak RUU KUHP dan UU KPK

DPRD Situbondo Minta Presiden Tolak RKHUP dan Cabut UU KPK

Demo Mahasiwa Tolak UU KPK dan RUU KUHP di Lumajang Ricuh

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber