Berita Terbaru :
31 Kabupaten di Jawa Tmur Berpotensi Terjadi Kekeringan
Karena Diputus Pacar Terjadi Penculikan dan Penganiayaan
Maling Alat Alat Bengkel Dimassa
Tahun Ajaran Baru Akan Berlangsung Secara Virtual
Pemkab Akan Rapid Tes Seluruh Santri Gontor
Pasar Lumbung Pangan Target Menjangkau Ke 28 Kabupaten Kota di Jatim
Wakapolda Cek Perkembangan Covid 19 di Ponpes Gontor
Selama 14 Hari Terakhir Angka Kesembuhan Mencapai 2.150
JTV Mendapatkan Penghargaan dari KPID
Tukang Sopir Dealer Meninggal Secara Mendadak Di Kamar Mandi
Lagi, Ponorogo Tambah 11 Kasus Covid 19
Makin Banyak Peserta UTBK Reaktif
Nasib Kader Pemantau Pasien Covid-19 Belum Terima Intensif 4 Bulan
Dituduh Hina Pengusaha, Bupati Lumajang Diperiksa Cyber Crime Polda Jatim
Kokohkan Ekonomi di Pandemi Covid, TNI, Polri Bangun Program Ketahanan Pangan
   

Ribuan Mahasiswa di Tulungagung Unjuk Rasa Tolak RUU KUHP dan UU KPK
Mataraman  Kamis, 26-09-2019 | 15:03 wib
Reporter : Agus Bondan
Tulungagung pojokpitu.com, Ribuan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Tulungagung, menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD setempat. Aksi unjuk rasa ini, menolak sejumlah RUU KUHP yang dinilai kontroversial, serta UU KPK yang baru disahkan. Aksi unjuk rasa berlangsung tertib dan damai.

Diawali dengan aksi long march dari Pemkab Tulungagung, seribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Tulungagung, menggelar unjuk rasa di depan kantor DPRD setempat. Sambil berorasi, massa pengunjuk rasa membentangkan beragam poster dan spanduk, berisi tuntutan pencabutan RUU KUHP dan UU KPK.

Aksi mahasiswa ini mendapat pengamanan ketat dari kepolisian. Kawat berduri juga dipasang di depan kantor DPRD. Massa kemudian melakukan orasi dan menyampaikan sejumlah tuntutan.

Beberapa diantaranya adalah, menolak sejumlah pasal kontroversial dalam RUU KUHP, pasal 218, 219, 252, 278, dan pasal 362. Mereka juga menolak pelemahan KPK, dan RUU Pertanahan pasal 26, 91, dan pasal 95.

Aspirasi mahasiswa tersebut, diterima pihak DPRD Tulungagung. Ketua DPRD menemui massa pengunjuk rasa, dan bersedia menandatangani draft tuntutan.

"Aspirasi tersebut akan menjadi bahasan, untuk selanjutnya disampaikan ke DPR pusat," kata Sumarsono, Ketua DPRD Tulungagung.

Setelah penyampaian aspirasi diterima, massa yang menggelar aksi hampir 3 jam ini, membubarkan diri dengan tertib. Namun mereka akan terus mengawal, hingga tuntutan mereka benar-benar dipenuhi. (yos)

Berita Terkait

Polda Jatim Terjunkan Propam, Periksa 28 Orang yang Terlibat Demo di Pamekasan

Demo Mahasiswa Tolak Tambang Ilegal Berujung Ricuh, Satu Orang Terluka

Demo Mahasisiwa Tuntut Penurunan UKT Berlangsung Saling Dorong

Demo Mahasiswa Ponorogo Ricuh
Berita Terpopuler
Pemancing Tersangkut Karang, Lalu Digulung Ombak
Malang Raya  6 jam

Pemkab Bondowoso Akan Bangun Rumah Janda Tua Makan Daun Talas
Rehat  7 jam

Ini Patut Menjadi Perhatian, Biker Tewas Dilindas Truk
Peristiwa  6 jam

Selama Pandemi Corona Sudah 5 Nakes Sidoarjo Meninggal Dunia
Kesehatan  6 jam



Cuplikan Berita
Viral Hasil Tes Rapid Peserta UTBK Berubah
Pojok Pitu

Dokter dan Satpam Postif Covid 19, Puskesmas Wates Mojokerto Ditutup Sementara
Pojok Pitu

Delapan Terkena Corona, Membuat Ribuan Karyawan PT KTI Diliburkan
Jatim Awan

Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber