Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Hukum 

Mantan Manajer PDAM Surabaya Divonis 5 Tahun Penjara
Selasa, 24-09-2019 | 19:34 wib
Oleh : Fakhrurrozi
Surabaya pojokpitu.com, Mantan Manajer PDAM Surya Sembada Surabaya, Retno Tri Utomo alias Gurit akhirnya divonis 5 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Surabaya. Hakim menyatakan terdakwa Gurit terbukti melakukan pemerasan terhadap perusahaan rekanan PDAM. Terdakwa juga diwajibkan membayar denda Rp 200 juta subsider 6 bulan penjara.

Dalam amar putusannya, majelis hakim yang diketuai Hizbullah Idris menyatakan terdakwa Retno Tri Utomo alias Gurit terbukti melakukan pemerasan terhadap Chandra Arianto selaku Direktur PT Cipya Wisesa, perusahaan rekanan PDAM, selaku pemenang tender.

Perbuatan terdakwa jelas melanggar pasal 12 huruf e UU RI nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana diubah dalam UU nomor 20 tahun 2001. Atas pertimbangan tersebut, hakim menjatuhkan putusan pidana 5 tahun penjara, denda Rp 200 juta subsider 3 bulan. Hakim juga memerintahkan uang Rp 63,5 juta dirampas negara.

"Vonis hakim ini membuat terdakwa kecewa, lantaran hakim mengabaikan fakta hukum dengan mengabaikan peran aktif dari rekanan. Karena peran awal dari rekanan," tutur Yun Suryotomo - penasehat hukum terdakwa.

Sekedar diketahui, pemerasan ini terjadi saat terdakwa Retno Tri Utomo alias Gurit menjabat sebagai Pejabat Pembuat Komitmen untuk pengerjaan pembangunan jaringan pipa DN-300 dan DN-200 di Jalan Rungkut Madya-Jalan Kenjeran.

Terdakwa Retno Tri Utomo dituding memeras Direktur PT Cipta Wasesa , Chandra Arianto sebesar Rp 1 miliar dan mengancam akan menghambat semua pekerjaan dalam proyek tersebut.(end)



Berita Terkait


Mantan Manajer PDAM Surabaya Divonis 5 Tahun Penjara


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber