Berita Terbaru :
Pemkab Sidoarjo Cairkan Bantua Rp 6 Milyar Untuk Ketua RW
Polri Beri Dispensasi Perpanjangan SIM Dampak Covid 19
BKD Jatim Angkat Bicara Terkait Pelantikan Kepala Sekolah
Ratusan Petugas Check Point Penyekatan Ikut Rapid Test
Pemprov Jatim Kembangkan Terapi Plasma Untuk Pasien Covid 19 Dengan Gejala Berat
Terdapat 7 Pasien Gangguan Jiwa RSJ Menur Terpapar Covid 19
Terdapat 130 Kasus Anak Positif Covid 19 di Jatim
Polres Malang Kembali Membuat Kampung Tangguh di Kawasan Kepanjen
Jelang New Normal, Penjual Masker Raup Omset Jutaan Rupiah Tiap Harinya
Uji Coba New Normal, Tempat Layanan Publik Dan Pariwisata Jadi Sasaran
Kesiapan PT KAI Daop IX Jember Sambut Normal Baru
New Normal, Pemohon SIM Meningkat
Dispendukcapil Segera Jemput Bola Rekam KTP Pemilih Pemula
Telegram Kembangkan Fitur Reaksi Pesan
Usai Lebaran Harga Bawang Merah Capai Rp 41 Ribu
   

Unjuk Rasa di Depan Rumah Dinas Bupati Pamekasan Berujung Ricuh
Peristiwa  Selasa, 24-09-2019 | 16:49 wib
Reporter : Moh. Hasan
Pamekasan pojokpitu.com, Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh mahasiswa di depan rumah Dinas Bupati Pamekasan terkait 1 tahun kinerja kepemimpinan Bupati yang dinilai tidak pro rakyat, berujung ricuh. Massa terlibat aksi dorong dan kejar-kejaran dengan petugas keamanan yang menghalangi para mahasiswa menerobos masuk ke halaman rumah dinas dan kantor Bupati Pamekasan.

Massa aksi dari Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kabupaten Pamekasan Madura, Jawa Timur menilai 1 tahun kepemimpinan Bupati Pamekasan kurang pro rakyat. Massa juga menagih janji visi Bupati Pamekasan yang ingin membangun Pamekasan dari bawah, merata dan berkeadilan.

Namun massa aksi tidak ditemui langsung oleh Bupati Pamekasan, lantaran ada tugas dinas keluar kota selama 2 bulan. Massa pun dibuat kecewa, dan nekat menerobos pintu masuk rumah Dinas Bupati Pamekasan. Sehingga, terjadi kericuhan dan terjadi saling dorong dengan aparat keamanan.

Setelah dihadang oleh petugas di rumah dinas Bupati, massa kemudian menerobos pintu gerbang Kantor Bupati Pamekasan. Namun mahasiswa lagi-lagi dihalangi, sehingga terjadi berakhir bentrok. "Kami datang kesini dengan baik-baik dan ingin menyampaikan rekomendasi kami," ujar Shalehuddin, korlap.

Kericuhan ini tidak berlangsung lama, setelah pihak Pemkab meminta perwakilan dari mahasiswa untuk masuk ke dalam Kantor Bupati Pamekasan.
 
Sementara Sekretaris Daerah Kabupaten Pamekasan, Totok Hartono mengatakan Bupati Pamekasan memang ada tugas keluar kota. Pihaknya mengaku sudah menyampaikan surat dinasnya kepada mahasiswa.

Setelah melakukan aksi, massa menggelar tahlil di depan Kantor Bupati Pamekasan karena dinilai Pamekasan sudah berduka. Kemudian massa langsung membubarkan diri.(end)

Berita Terkait

Mahasiswa Sumenep Tuntut Tambak Udang Segera Ditindak

Ratusan Mahasiswa PMII Gelar Demo Tolak Kenaikan Iuran BPJS

Ratusan Mahasiswa Tolak Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

Marak Calo SIM, Mahasiswa Demo Polres Tuban
Berita Terpopuler
Rapid Tes di Warkop, Seorang Pengunjung Dinyatakan Reaktif
Kesehatan  13 jam

Bursa Transfer: Pogba ke Juventus, Eks Pelatih Milan ke MU
Sepak Bola  12 jam

Usai Lebaran Harga Bawang Merah Capai Rp 41 Ribu
Ekonomi Dan Bisnis  11 jam

Telegram Kembangkan Fitur Reaksi Pesan
Teknologi  10 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber