Berita Terbaru :
Khozanah Akan Legowo Jika Tak Dapat Rekom PKB
Tak Penuhi Protokol Kesehatan, THM Dilarang Buka
Warga Nduri Ponorogo Krisis Air Bersih
Petugas PPDP Temui Kendala Saat Mencoklit Data Pemilih
   

Pakar Geologi ITS Masih Identifikasi Penyebab Munculnya Semburan Lumpur Kutisari
Metropolis  Selasa, 24-09-2019 | 15:03 wib
Reporter : Ainul Khilmiah
Semburan lumpur yang mengandung minyak mentah di kawasan Perumahan Kutisari Surabaya, diduga akibat minyak di dalam tanah masih aktif. Belum diketahui sejauh mana munculnya minyak mentah liar ini membahayakan warga. Namun masyarakat dihimbau untuk tidak beraktifitas yang memicu api di sekitar lokasi kejadian. Foto Nanda
Berita Video : Pakar Geologi ITS Masih Identifikasi Penyebab Munculnya Semburan Lumpur Kutisari
Surabaya pojokpitu.com, Tim Pakar Geologi ITS Selasa (24/9) siang melakukan identifikasi penyebab munculnya semburan lumpur yang mengandung minyak mentah di Kutisari Indah Utara Gang III, Surabaya.

Dugaan sementara, lumpur tersebut muncul karena produksi minyak mentah di dalam tanah sedang meningkat. "Sekarang musim kemarau, sehingga banyak tanah yang nelo-nelo atau pecah-pecah. Nah kemudian minyak itu merembes keluar," ujar Amin Widodo, Pakar Geologi ITS.

Tim peneliti juga mengambil sampel lumpur untuk di uji kandungan di dalamnya. Belum diketahui bahaya atau tidaknya semburan tersebut. Namun Amin Widodo, Pakar Geologi ITS menghimbau agar perusahaan gas negara (PGN) dan pemerintah setempat untuk tetap melakukan monitoring.

Pihaknya juga menambahkan, agar warga tidak menyumbat atau menimbun sumber munculnya lumpur, karena hal tersebut dapat memicu munculnya lumpur yang sama di kawasan sekitar lokasi kejadian. Menurutnya, lumpur dimungkinkan dapat berhenti sendiri dalam jangka waktu tertentu.

Sementara itu, pihak perusahaan gas negara (PGN) menyebutkan tidak adanya jaringan pipa gas di kawasan tersebut. Sehingga PGN memastikan bahwa munculnya lumpur tersebut, tidak diakibatkan jaringan pipa gas miliknya. Untuk upaya normalisasi, pihaknya menyerahkan sepenuhnya ke pemerintah kota atau daerah setempat. (pul/vd:yan)

Berita Terkait

ESDM Memastikan Gas yang Muncul di Lamongan Akan Hilang Sendiri

Semburan Gas Muncul Dari Sumur Bor Warga Lamongan

2 Hari Dikebut, Pemasangan Separator Kutisari Tuntas

Solusi Semburan Kutisari Akan Dibuatkan Separator
Berita Terpopuler
Petugas PPDP Temui Kendala Saat Mencoklit Data Pemilih
Pilkada  3 jam

Warga Nduri Ponorogo Krisis Air Bersih
Peristiwa  2 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Jual Beli Tebu Diluar Pabrik Meresahkan PG Lestari
Jatim Awan

Dampak Pandemi, 68 Ribu Warga Bojonegoro dan Tuban Menunggak Iuran BPJS
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber