Berita Terbaru :
Begini Tanggapan Bupati Terkait Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19
Polisi Tetapkan Ibu Bayi Sebagai Tersangka Penelantaran
Hendak Menginap di Rumah Janda, TNI Gadungan Diamankan
Ajak Akhiri Polemik, Demokrat Sebut Jatim Butuh 10 Unit Mobil PCR
Politisi PDIP : Bu Risma Milik Warga Surabaya, Bukan Partai
Dianggap Pekerja Beresiko, Belasan Jurnalis Ikuti Rapid Test
   

Dinas Pendidikan Gelar Razia Tas dan Barang Bawaan Siswa
Mataraman  Selasa, 24-09-2019 | 14:00 wib
Reporter : Achmad Syarwani
Nganjuk pojokpitu.com, Kantor Cabang Dinas Pendidikan SMA SMK propinsi di Nganjuk, menggelar razia narkoba dan video asusila di sejumlah sekolah, razia yang digelar bekerjasama dengan pihak sekolah ini memeriksa seluruh bawaan siswa dari tas, handphone dan laptop guna mencarai barang yang dilarang. Hasilnya petugas hanya menemukan sebungkus pil sakit gigi milik siswi.

Ribuan siswa dari 30 kelas di SMKN Tanjunganom Nganjuk, Selasa (24/9) pagi dirazia oleh petugas Dinas Kantor Cabang Pendidikan Propinsi yang ada di Nganjuk. Razia dilakukan untuk memcari obat obatan terlarang seperti narkoba.

Dalam razia ini sejumlah siswa dalam kelas diharuskan berada di depan kelas dan meminggalkan barang bawannya seperti tas handhpone dan laptop.

Kemudian sejumlah guru melakukan razia dengan memeriksa isi tas. Satu persatu isi tas dikeluarkan dan diperiksa. Hasilnya petugas hanya mendapati satu bungkus obat pil sakit gigi milik siswi.

Petugas juga memeriksa sejumlah handphone dan laptop siswa untuk mencari video atau foto yang bersifat pornografi, lagi-lagi hasilnya nihil.

Menurut Siskania, siswi kelas 12 mengaku kaget dan terkejut dengan adanya razia tersebut, sebab razia jarang sekali di lakukan di sekolah.

Ia mengaku menyimpan obat sakit gigi didalam tas untuk antispasi bila gigi kambuh sewaktu waktu.

Sementara menurut Kepala Sekolah SMKN Tanjunganom, Iwan Tresnawan, mensupport atas upaya dari dinas melakukan razia demi kebaikan siswa. "Selama menjabat 4 tahun belum pernah menemukan siswa membawa obat obatan terlarang," kata Iwan Tresnawan.

Menurut Edy Sukarno, Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan Propinsi Nganjuk, mengaku, razia sengaja dilakukan secara mendadak dan akan dilakukan terus memerus ke seluruh sekolah SMA dan SMK sederajat di Nganjuk.

"Hal ini dilakukan guna mengantisipasi adanya peredaran naroba dikalangan pelajar yang kian marak," kata Edy Sukarno.

Untuk hari ini, pihak dinas melakukan razia sebanyak 2 sekolahan dan akan dilanjutkan pada hari esok di sekolah yang lain. (yos)

Berita Terkait

Nongkrong di Warkop Saat Jam Pelajaran , Puluhan Siswa Terjaring Satpol PP

Sebanyak 19 Siswa Bolos Terjaring Razia Satpol PP, Petugas Temukan Video Porno

Dinas Pendidikan Gelar Razia Tas dan Barang Bawaan Siswa

Razia Siswa Bolos Temukan Video Porno Hingga Tidak Hafal Pancasila
Berita Terpopuler
Dianggap Pekerja Beresiko, Belasan Jurnalis Ikuti Rapid Test
Peristiwa  3 jam

Politisi PDIP : Bu Risma Milik Warga Surabaya, Bukan Partai
Metropolis  3 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber