Berita Terbaru :
Kasus DBD Bojonegoro Capai 67 Orang, 1 Orang Meninggal Dunia.
Batuan Masker Terus Mengalir Untuk Mensukseskan Jatim Bermasker
Nilai Bantuan Sembako Covid-19 Dituding Tidak Sesuai Dengan Jumlah Nominal Rupiah
Calon Penumpang Pewasawat Keluhkan Tingginya Biaya Rapid Test di Bandara Juanda Surabaya
Pendistribusian Bansos Pangan BPNT Diperketat
Temuan Beras Apek dan Berkutu Semakin Meluas
Terlalu Mendadak, Siswa Bingung Tes Rapid
Peserta SBMPTN Mengaku Kecewa Mendapat Informasi Wajib Tes Covid-19 Mendadak
Bagi Masker Kampanyekan Jatim Bermasker
Gugus Tugas Covid Jatim Dapat Support Obat Avigan Dari IHC
Pemkot Akan Gratiskan Tes Covid-19 Bagi Peserta UTBK yang Tidak Mampu
Pencoblosan Dimodifikasi Menyesuaikan Protokol Kesehatan
Peserta KIP dan KTP Surabaya Bisa Tes Rapid Gratis
Ratusan Demo Driver Tuntut Rapid Tes Gratis
Kampus Siapkan Ruang UTBK Dengan Protokol Kesehatan
   

BNNP Jatim Tembak Mati Bandar Sabu Jaringan Aceh
Metropolis  Selasa, 24-09-2019 | 09:50 wib
Reporter : Nanda Andrianta
Pelaku Jufri Ahmad berasal dari Aceh biasa memasok dan mengendalikan peredaran sabu-sabu di wilayah Jawa Timur. Foto Nanda Andrianta
Surabaya pojokpitu.com, Seorang bandar narkotika jenis sabu-sabu jaringan Aceh, Senin (23/9) malam ditembak mati petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP Jatim).

Pelaku Jufri Ahmad (38) asal Bireun Aceh, seorang bandar narkotika jenis sabu-sabu ditembak mati karena nekat melawan saat hendak ditangkap di kawasan Bandara Juanda. Kini jenazah Jufri sudah dikirim ke RS Bhayangkara Surabaya untuk dilakukan otopsi.

AKBP Wisnu Candra Penyidik Madya BNNP Jatim mengatakan, sebelum dilakukan tindakan tegas terukur kepada Jufri, pihaknya terlebih dahulu menangkap anak buah Jufri bernama Rizal yang berperan sebagai pengedar. Dari tangan Rizal, petugas mengamankan 1 kilogram lebih sabu-sabu yang disimpan di rumah kos kawasan Tropodo Sidoarjo. Tak berhenti sampai disana, polisi kemudian mengeler Rizal agar menunjukkan lokasi Jufri berada.

"Namun saat dilakukan penyergapan, Jufri malah melakukan perlawanan hingga petugas terpaksa melakukan tembakan tegas terukur yang mengarah ke dada," kata AKBP Wisnu Candra.

Jufri diketahui bandar besar jaringan Aceh yang beroperasi di wilayah Jatim. Dalam menjalankan aksinya, Jufri tak bekerja sendiri. Pelaku merekrut anak buah yang bertugas menjadi kurir sekaligus penyalur langsung ke pembeli.

Jufri juga diketahui biasa memesan dalam jumlah besar kepada salah seorang bandar di Malaysia. Polisi masih akan terus mengembangkan kasus itu melalui Rizal, yang sedang diperiksa intensif di Kantor BNNP Jatim. (pul/vd:yan)

Berita Terkait

Polisi Bekuk Tangan Kanan Bandar Sabu Surabaya Barat

Bandar Sabu Antar Kabupaten Ditangkap Polisi

Dua Bulan Keluar Lapas Madiun Jaringan Bandar Sabu Dibekuk

Polisi Kediri Amankan Dua Pria Bandar Sabu
Berita Terpopuler
Masuk Bui, Mantan Kades Sumber Salak Tersangka Korupsi Dana Desa
Hukum  11 jam

Batasi Aktifitas, Tiga Ruas Jalan Nanti Malam Kembali Ditutup
Metropolis  7 jam

Diduga Bunuh Diri, Pemuda Ditemukan Tewas di Jalur KA
Peristiwa  10 jam

Diduga Depresi, Suharti Ditemukan Meninggal di Dalam Sumur
Malang Raya  12 jam



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber