Berita Terbaru :
Terapkan Pasar New Normal di Trenggalek, Istri Bupati Merasa Aman Berbelanja
Melahirkan di RSUD, 4 Orang Ibu Reaktif Covid-19
TNI Polri Bubarkan Pengunjung Kafe Tak Patuhi Protokol Kesehatan Covid 19
Pemerintah Akan Buka 9 Sektor Ekonomi Dampak Covid 19
Duh, Remaja Cantik Gantung Diri di Pintu Rumahnya
Begini Persiapan New Normal Pendidikan di Kabupaten Kediri
Pamakaman Pasien PDP Corona di Lereng Bukit Bentar
Buka Tutup, Al Akbar Surabaya Kembali Gelar Sholat Jumat
Ichsan Asal Tuban Bunuh Diri Dengan Cara Potong Alat Kelamin
Ratusan Orang Ikut Rapid Tes di GOR Sidoarjo
5 Orang Kontak Erat Dengan Sekeluarga Meninggal Dunia Telah Dikarantina
Rapid Test Massal, 52 Warga Reaktif Langsung Dibawa ke Hotel
Gema Sholawat Iringi Kepulangan Pasien Covid-19 Sembuh
Dimasa Pandemi Covid 19 Jumlah Laka Turun Drastis
Pengantin Bahagia Meski Harus Menikah di Posko Covid 19
   

Tanggul Bengawan Solo Longsor Sepanjang 100 Meter Resahkan Warga
Pantura  Selasa, 24-09-2019 | 02:15 wib
Reporter : Avrizal Ilmi
Tanggul dan tebing bengawan solo yang longsor ini, tepatnya berada di Dusun Puncel, Desa Pilang, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro. Foto: Avrizal Ilmi
Bojonegoro pojokpitu.com, Dalam beberapa hari terakhir warga desa Pilang, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, resah akibat longsornya tanggul dan tebing sungai bengawan solo yang melintasi desa setempat.

Warga khawatir jika tak segera diperbaiki, tanggul dan tebing yang longsor cukup sepanjang lebih dari 100 meter tersebut akan berdampak banjir jika sewaktu-waktu debit air bengawan solo naik.

Miftahul Huda, perangkat Desa Pilang, menjelaskan, tanggul yang juga difungsikan menjadi jalan desa menuju persawahan ini, diketahui longsor, pada Senin pagi lalu dan hingga saat ini kondisinya terus bertambah parah.

"Tanggul yang awalnya hanya longsor sepanjang 70 meter dengan kedalaman rata-rata 3 meter, terus merekah dan retak hingga amblas sepanjang 105 meter dengan kedalaman rata-rata mencapai 10 meter," ujar MIftahul Huda.

Longsornya tanggul ini tak hanya menutup akses warga untuk mengangkut hasil pertanian dari persawahan. Namun lebih dari itu, juga membuat warga sekitar resah.

Mereka khawatir jika tak segera diperbaiki tanggul yang longsor cukup parah ini, akan menjadi penyebab terjadi banjir besar jika sewaktu-waktu debit air bengawan solo naik atau meluap.

Menurur Miftahul Huda, hingga kini belum diketahui pasti penyebab longsornya tanggul dan tebing bengawan solo ini. "Namun berdasarkan hasil pemeriksaan dan pantauan petugas di lapangan," imbuhnya.

Longsornya tanggul dan tebing sungai ini diduga akibat dasar tanggul tergerus arus air yang mengalami pasang surut. "Selain itu, juga diperparah dengan meningkatnya aktifitas penambangan pasir sungai yang makin marak selama musim kemarau berlangsung," uvap Miftahul Huda.

Sementara untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan, petugas bersama pemerintah desa, telah menutup akses jalan menuju lokasi longsor, agar tak lagi dilintasi warga.

Selain itu, pemerintah desa juga telah melaporkan kejadian ini, ke kecamatan dan juga kepada Pemkab Bojonegoro. "Harapannya tanggul dapat segera diperbaiki atau minimal dapat dilakukan penanganan secara darurat," tutur Miftahul.

Sehingga tak membuat warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai, tak lagi resah ataupun khawatir atas ancaman banjir besar jika sewaktu-waktu bengawan solo meluap. (yos)

Berita Terkait

Tanggul Bengawan Solo Longsor Sepanjang 100 Meter Resahkan Warga

Tak Kuat Nahan Deras Air, Tanggul Kali Deket Longsor

Tanggul Longsor Ancam Pemukiman

Tanggul Longsor, Warga Tuban Resah
Berita Terpopuler
Dana Untuk RW Diminta Sekdes, Puluhan Pemuda Semalam Luruk Kantor Desa
Peristiwa  13 jam

Ichsan Asal Tuban Bunuh Diri Dengan Cara Potong Alat Kelamin
Metropolis  5 jam

Duh, Remaja Cantik Gantung Diri di Pintu Rumahnya
Metropolis  4 jam

Covid 19 Tinggi, Pemkot Tutup Pintu Masuk Surabaya
Metropolis  11 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber