Berita Terbaru :
Duh, Remaja Cantik Gantung Diri di Pintu Rumahnya
Begini Persiapan New Normal Pendidikan di Kabupaten Kediri
Pamakaman Pasien PDP Corona di Lereng Bukit Bentar
Buka Tutup, Al Akbar Surabaya Kembali Gelar Sholat Jumat
Ichsan Asal Tuban Bunuh Diri Dengan Cara Potong Alat Kelamin
Ratusan Orang Ikut Rapid Tes di GOR Sidoarjo
5 Orang Kontak Erat Dengan Sekeluarga Meninggal Dunia Telah Dikarantina
Rapid Test Massal, 52 Warga Reaktif Langsung Dibawa ke Hotel
Gema Sholawat Iringi Kepulangan Pasien Covid-19 Sembuh
Dimasa Pandemi Covid 19 Jumlah Laka Turun Drastis
Pengantin Bahagia Meski Harus Menikah di Posko Covid 19
Polisi Pastikan Istri Meninggal Karena Dibunuh Suami
Saling Ejek, Dua Kakek Terlibat Duel, Satu Tewas Dibacok
Menuju New Normal , 12 Pasien Covid-19 Sembuh
DPRD Soroti Dana Covid Rp 192 M dan Gedung Karantina Rp 1 M yang Mangkrak Disorot DPRD
   

Gagal Disewa Pihak Ke Tiga, Pemkot Sewakan Gedung Hi-Tech Mall Senilai Rp. 18,5 M
Metropolis  Senin, 23-09-2019 | 17:11 wib
Reporter : Dewi Imroatin
Berita Video : Gagal Disewa Pihak Ke Tiga, Pemkot Sewakan Gedung Hi-Tech Mall Senilai Rp. 18,5 M
Surabaya pojokpitu.com, Gedung Hi-Tech Mall akan disewa pihak ketiga. Pemkot pun melakukan penggusuran pedagang dengan alasan akan dibangun gedung kesenian. Namun yang terjadi saat ini ternyata pihak ketiga batal menyewa. Bahkan Pemkot mengumumkan menyewakan gedung 3 lantai itu dengan angka Rp 18,5 miliar per tahun.

Kepala Dinas Pengelolaan Bangunan dan Tanah Kota Surabaya, Maria Theresia Ekawati Rahayu, menyampaikan, eks gedung Hi-Tech Mall seluas 93 meter persegi sebesar 75 persen disewakan, yang 25 persen akan digunakan untuk gedung kesenian yang posisinya ada di sisi depan.

Perempuan yang akrab dipanggil Yayuk ini, mengatakan, pihak ketiga yang akan menyewa lahan tersebut, batal menyewa dikarenakan pihak ketiga tidak sepakat dengan nilai yang ditawarkan Pemkot Surabaya. "Jadi saat ini diumumkan lahan tersebut disewakan dengan nilai Rp 18,5 miliar per tahun," tuturnya. 

Yayuk menambahkan, saat ini terdapat 354 pedagang yang masih berjualan di Hi-Tech Mall. "Mereka sudah menandatangani surat pernyataan sanggup membayar sewa, tapi selama belum ada pihak ketiga, para pedagang saat ini hanya membayar listrik dan air. Itu pun membayar langsung ke pihak terkait, tidak melalui Pemkot," tambahnya.

Sementara itu, saat ditanya terkait pembangunan gedung kesenian, Yayuk mengatakan, sampai saat ini belum ada kepastian untuk pembangunan gedung kesenian dan pihak Dinas Cipta Karya yang akan melakukan pembangunan.(end/vd:yan)

Berita Terkait

Gagal Disewa Pihak Ke Tiga, Pemkot Sewakan Gedung Hi-Tech Mall Senilai Rp. 18,5 M

Pemkot Jadikan Hi-Tech Mall Gedung Kesenian

Pemkot Akan Tunjuk Pihak Swasta Baru Yang Kelola Hitech Mall

Pemkot Bakal Sulap Hi-Tech Mall Jadi Pusat Kesenian
Berita Terpopuler
Cegah Klaster Baru, Ribuan Nelayan dan ABK Jalani Rapid Tes
Peristiwa  6 jam

Belajar di Rumah Hingga Batas Waktu Tak Tertentu
Pendidikan  16 jam

Sedikitnya 3 Wisata Kota Batu Akan Dibuka
Mlaku - Mlaku  19 jam

Dana Untuk RW Diminta Sekdes, Puluhan Pemuda Semalam Luruk Kantor Desa
Peristiwa  9 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber