Berita Terbaru :
Polisi Pastikan Istri Meninggal Karena Dibunuh Suami
Saling Ejek, Dua Kakek Terlibat Duel, Satu Tewas Dibacok
Menuju New Normal , 12 Pasien Covid-19 Sembuh
DPRD Soroti Dana Covid Rp 192 M dan Gedung Karantina Rp 1 M yang Mangkrak Disorot DPRD
15 Warga Satu RW di Tulungagung Reaktif Rapid Tes
Haji 2020 Dibatalkan, Pedagang Oleh-Oleh Haji Rugi Hingga 75 Persen
Cegah Klaster Baru, Ribuan Nelayan dan ABK Jalani Rapid Tes
Sehari, Jumlah Terkonfirmasi 25 Orang, Total Mencapai 116 Orang Positif Corona, Sembuh 75 Orang
Covid 19 Tinggi, Pemkot Tutup Pintu Masuk Surabaya
4 Hari Dioperasikan, RS Darurat Pemprov Jatim Telah Melayani 31 Orang
DPRD : Jika Tak Kondusif, Sunday Market Harus Ditutup Kembali
Tren Kesembuhan di Jatim Naik Cukup Signifikan
Dana Untuk RW Diminta Sekdes, Puluhan Pemuda Semalam Luruk Kantor Desa
Kisah Pilu Penjual Tempe, Distigma Negatif Akibat Data Rapid Tes Bocor
Terkendala Konversi Mata Uang, Calon Jemaah Dihimbau Tak Tarik Setoran di BPKH
   

BMKG Juanda Musim Penghujan di Jatim Terjadi Per Oktober 2019
Metropolis  Senin, 23-09-2019 | 16:53 wib
Reporter : Usrox Indra
Sidoarjo pojokpitu.com, Kemarau panjang yang terjadi hampir di seluruh wilayah Jawa Timur, diprediksi BMKG Juanda akan mulai berganti dan memasuki musim pancaroba.

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas Satu Juanda Bambang Hargiyono, sampaikan dari analisa pihaknya, kondisi hujan namun belum merata dan masih terjadi di  sebagian daerah akan mulai terjadi pada bulan Oktober mendatang.

Kondisi kemarau panjang yang terjadi menurut BMKG Juanda, hingga kini masih saja terjadi dikarenakan kondisinya secara regional disebabkan bertiupnya angin munson dari australia yang sifatnya dingin dan kering. "Sementara di wilayah utara kondisi lautnya masih hangat, dimana pusat tekanannya rendah sehingga berpengaruh terjadinya badai tropis di utara katulistiwa," kata Bambang Hargiyono.

Pihak BMKG Juanda menyebutkan, udara basah dari asia itulah yang hingga kini belum sampai ke negara Indonesia. Namun kepala stasiun meteorologi kelas I Juanda sampaikan kondisi ini akan segera beralih dan menuju musim pancaroba per Oktober mendatang.

"Musim penghujan namun belum terjadi menyeluruh akan terjada pada bulan Oktober mendatang. Diantaranya di Lumajang ataupun Banyuwangi," Imbuhnya.

Sementara itu,  untuk di Sidoarjo dan Surabaya sendiri, kondisi hujan mulai akan terjadi pada bulan November dan mulai menyeluruh musim penghujan akan terjadi pada bulan Desember mendatang. (yos)

Berita Terkait

Waspada Hujan dan Angin Kencang di Musim Pancaroba

BMKG Juanda Musim Penghujan di Jatim Terjadi Per Oktober 2019

Intensitas Hujan Mengguyur Wilayah Pasuruan Diprediksi BPBD Berlangsung Hingga Maret

Musim Pancaroba, Rawan Puting Beliung dan Tanah Longsor
Berita Terpopuler
Cegah Klaster Baru, Ribuan Nelayan dan ABK Jalani Rapid Tes
Peristiwa  3 jam

Sedikitnya 3 Wisata Kota Batu Akan Dibuka
Mlaku - Mlaku  16 jam

Belajar di Rumah Hingga Batas Waktu Tak Tertentu
Pendidikan  13 jam

Karaoke Nekat Beroperasi Di Tengah Pendemi Covid-19, 7 Orang Diamankan
Peristiwa  12 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber