Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Mlaku - Mlaku 

Jazz Gunung Ijen Kembali Digelar, Para Penampil Sukses Hibur Pengunjung
Senin, 23-09-2019 | 11:25 wib
Oleh : Handoko Khusumo
Banyuwangi pojokpitu.com, Pagelaran musik jazz kembali digelar di kaki Gunung Ijen, Banyuwangi. Dengan latar belakang panggung berupa persawahan dengan ratusan patung penari gandrung membuat suasana musik jazz yang dikemas dalam jazz gunung ijen 2019 ini semakin asyik.

Sederet penampil hadir di ajang musik jazz kali ini, antara lain Tompi, Djaduk Ferianto, hingga Endah Laras yang membawakan lagu-lagu Didi Kempot dengan balutan musik jazz.

Untuk kesekian kalinya, jazz gunung ijen kembali digelar di Amphiteater Taman Gandrung Terakota, Kecamatan Licin, Banyuwangi. Jazz gunung ijen 2019 kali ini menawarkan pertunjukan musik yang lebih intim dan sensasi unik kepada pecinta jazz yang menyaksikan.

Para pengunjung berada sangat dekat dengan musisi yang tampil, dengan latar belakang panggung berupa persawahan dengan ratusan patung penari gandrung, membuat suasana musik jazz semakin asyik. Sederet penampil hadir di ajang musik jazz kali ini.

Pada penampilan pertama, penyanyi muda berbakat, Yura Yunita langsung menggebrak pertunjukan jazz dengan lagu-lagu dari album yang bertajuk merakit selanjutnya.

Ratusan penonton juga disuguhi penampilan dari Park Drive Band Acid Jazz yang membawakan lagu-lagu hitsnya setelah satu dekade ini vakum dari dunia permusikan.

Setelah satu jam menunggu, akhirnya bintang tamu yang ditunggu-tunggu pun hadir. Kali ini jazz gunung ijen menampilkan Tompi sebagai bintang tamu.

Diawali lagu dengan judul Selalu Denganmu, Tompi benar-benar membuat ratusa penonton yang hadir dari berbagai kota ini larut dalam alunan musik jazz yang syahdu. Tak sedikit dari penonton ikut menyanyikan lagu-lagu hist dari penyanyi jazz yang juga seorang dokter ini.

Sebagai band penutup, kali ini giliran Djaduk Ferianto, Endah Laras And Friend"s lah yang menghibur ratusan penonton yang hadir. Balutan musik jazz yanag dikolaborasikan dengan musik etnik mampu membuat penonton yang mulai sedikit ngantuk akhirnya kembali bersemangat untuk menikmati musik.

Apalagi lagu-lagu yang dibawakan adlh lagu-lagu dari Didi Kempot yang berjudul, banyu langit, kalung emas, hingga stasiun balapan.

Tidak adanya skat antara penyanyi dan penonton, membuat penonton yang hadir ikut bernyanyi bersama dengan Endah Laras, dana djaduk dengan jarak yanag sangat dekat, dan intim.

Sigit Pramono ,penyelenggara, mengatakan, jazz gunung hadir dengan energi yang sama yakni "Jazz Bersaksi Untuk Ibu Pertiwi."

"Jazz gunung ijen melanjutkan pesan bahwa musik jazz adalah sebuah simbol kebebasan berekspresi, menyuarakan perlawanan, hingga semangat perubahan," kata Sigit Pramono.

Abdullah Azwar Anas ,Bupati Banyuwangi, mengatakan, selain untuk menghibur penonton, jazz gunung ijen ini benar-benar mampu mendatanagkan wisatawan luar kota untuk datang ke Banyuwangi.

"Dari 800 penonton yang hadir, maayoritas penonton adalah masyarakat luar kota yang sengaja datang untuk menyaksikan jazz gunung, dan berwisata di akhir pekan di Banyuwangi," kata  Abdullah Azwar Anas. (yos)

Berita Terkait


Jazz Gunung Ijen Kembali Digelar, Para Penampil Sukses Hibur Pengunjung

Indra Lesmana Usung Musik Genre Progresif Metal

Pesta Merdeka di Puncak Jazz Raya


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber