Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Infotainment 

Gegara Orang Gila, Prisia Nasution Bikin Kopi Panas
Senin, 23-09-2019 | 08:10 wib
Oleh :
Jakarta pojokpitu.com, Aktris Prisia Nasution ternyata sangat peduli dengan lingkungan dan kesehatan jiwa. Kepeduliannya itu yang membuat dia mendirikan Kopi Panas Foundation.

Dia menceritakan, Kopi Panas itu didirikan tanpa sengaja. Berawal saat dia dan kakaknya ke Bandung. Saat itu, mereka melihat orang gila yang rambutnya panjang sampai di bokong dan pakaiannya sangat minim.

Dari penampilan orang gila itu, Prisia menilai sakit jiwa yang diderita sudah lama. "Aku disuruh kakakku berhenti dan ingin memberinya uang. Namun, dipikir-pikir apa orang itu tahu duit ya dan bukannya malah membuat nyawanya terancam karena uangnya bisa dirampas orang," tutur Prisia Nasution dalam diskusi bertajuk #1 Jakarta Mental Health Convention yang dibesut Badan Kesehatan Jiwa Indonesia (Bakeswa Indonesia) bersama GE Volunteers dan Kopi Panas Foundation yang dibesut Badan Kesehatan Jiwa Indonesia (Bakeswa Indonesia) bersama GE Volunteers dan Kopi Panas Foundation di Jakarta.

Dia kemudian mencari panti bagi gangguan jiwa tapi sulit ditemukan. Akhirnya dengan dibantu para pegiat kesehatan jiwa dan komunitas lingkungan, Prisia pun mendirikan Kopi Panas Foundation.

"Kami menyoroti upaya rehabilitatif yang sampai saat ini belum ditindaklanjuti dengan Peraturan Menteri Sosial. Pendirian lembaga inipun bukan hanya sebagai pusat pembelajaran dan simpul gerakan sosial serta lingkungan. Kami juga menyalurkan bantuan pada lembaga dan individu yang berkomitmen dalam isu sosial dan lingkungan tetapi juga untuk mengupayakan peningkatan kesadaran publik," bebernya.

Setelah terjun langsung untuk melihat lebih dalam mengenai isu ini, Prisia dan timnya menemukan hasil yang sangat memprihatinkan.

"Orang dengan gangguan jiwa jumlahnya sangat tinggi dan terus meningkat setiap tahun. Namun, kehadiran tempat dan badan yang menaungi isu ini jumlahnya tidak seimbang. Ditambah lagi, stigma negatif mengenai gangguan jiwa, kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai kesehatan jiwa yang masih sangat minim, bahkan kesehatan jiwa milik mereka sendiri," pungkasnya. (esy/jpnn/yos)

Berita Terkait


Ribuan Pengunjung Tumplek Blek di Acara Festival Sepuluh Ewu Cangkir Kopi

Perkenalkan Kopi Khas Probolinggo Dengan Cara Bagikan di Persimpangan Jalan

Benarkan Banyak Minum Kopi Meningkatkan Risiko Migrain

Gegara Orang Gila, Prisia Nasution Bikin Kopi Panas


Benarkan Banyak Minum Kopi Meningkatkan Risiko Migrain

Begini Isi Siaran Pers PSHT Terkait Insiden Warung Kopi di Tuban

Gegara Orang Gila, Prisia Nasution Bikin Kopi Panas

Muatan Kopi Tumpah Usai Dua Truk Terlibat Kecelakaan di Jalur Pantura

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber