Berita Terbaru :
Menuju New Normal, Polwan Blitar Sisir Tempat Keramaian
Produsen Rokok Terdampak Pandemi Covid-19, Produksi Turun 40 Persen
Penerapan New Normal Bidang Industri di Jatim
PPDB Online, Baru 4 SMPN Penuhi Pagu Pendaftar Siswa
Tahun Ajaran Baru Mulai 13 Juli 2020
Sebanyak 200 Orang Warga Rungkut Ikut Tes Swab Dengan Mobile PCR BNPB
98 Persen Perawat Klaster TKHI di Asrama Haji Sembuh
Pemkab Fungsikan Kampus Stikes Jadi Ruang Isolasi
Dokter di Surabaya Meninggal Dunia Berstatus PDP
Kebutuhan Padi di Jatim Masih Surplus, Hanya Kedelai yang Kekurangan
Sejak Pandemi Covid 19, Angka Ibu Hamil di Jatim Meningkat Tajam
Suami Pasien Nomor 4 Terkonfirmasi Positif Covid 19
Hantam Truck, Pelajar SMP Terseret Hingga Tewas
Warga Ponorogo Masih Bandel Terbangkan Balon Tanpa Awak
Warga Saudi Tak Kuasa Menahan Air Mata saat Masjid Kembali Dibuka
   

Begini Penyakit Akibat Terlalu Banyak Konsumsi Garam
Kesehatan  Minggu, 22-09-2019 | 03:22 wib
Reporter :
pojokpitu.com, Konsumsi garam sebagai bumbu dapur tidak bisa dilepaskan dari keseharian manusia. Pasalnya, berbagai makanan yang diolah dengan garam pada kadar tertentu terbukti lebih nikmat dan bikin ketagihan. Namun, Anda tetap perlu berhati-hati karena ada sejumlah penyakit yang bisa muncul akibat terlalu banyak konsumsi garam.

Menurut dr. Alberta Jesslyn Gunardi dari KlikDokter garam dapat menyebabkan tubuh menyimpan lebih banyak cairan, sehingga membebani pembuluh darah dan meningkatkan tekanan darah. "Kondisi ini dapat menyebabkan serangan jantung, stroke, gangguan ginjal maupun penglihatan," kata dr. Jesslyn.

Penyakit akibat kebanyakan makan garam
Garam memang bisa memberi rasa lebih nikmat pada makanan. Meski demikian garam tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan karena bisa menimbulkan masalah kesehatan serius.

Beberapa penyakit yang terjadi jika Anda terlalu banyak makan garam, di antaranya:

1. Penurunan kognitif
Tahukah Anda bahwa garam dapat memengaruhi fungsi otak? Dalam sebuah studi pada 2018 yang dilakukan University of Colorado, para peneliti meneliti sebanyak 5.000 pria di atas usia 65 tahun.

Peneliti menemukan bahwa pria yang memiliki kadar garam atau natrium dalam darah lebih banyak dari 30 persen sangat mungkin mengalami penurunan fungsi kognitif.

2. Dehidrasi
Makanan dengan jumlah garam (natrium) yang tinggi bisa membuat Anda merasa sangat haus. Ini adalah tanda awal dari dehidrasi alias kekurangan cairan tubuh.

Harvard Health Publishing mengatakan bahwa hal tersebut terjadi karena natrium mengacaukan keseimbangan cairan di dalam tubuh. Karenanya, jika terlanjur mengonsumsi garam dalam jumlah berlebih, Anda mesti minum air putih lebih banyak dari biasanya.

3. Bengkak di bagian tubuh tertentu
Terlalu banyak mengonsumsi garam dapat membuat Anda terlihat dan merasa lebih kembung di pagi hari. Ini disebut edema, pembengkakan cairan ekstra di jaringan tubuh.

Menurut Mayo Clinic, edema bisa terjadi sebagai gejala dari penyakit tertentu. Meski demikian, tak menutup kemungkinan kondisi ini juga bisa menjadi tanda bahwa Anda mengonsumsi terlalu banyak garam (natrium).

4. Batu ginjal
Konsumsi garam dalam jumlah tinggi secara berkelanjutan dapat menghambat fungsi ginjal. Berdasarkan World Action on Salt and Health, terlalu banyak garam dapat meningkatkan jumlah protein yang ada di dalam urine.

Lebih banyak protein dalam urine Anda adalah salah satu indikasi dari adanya penyakit ginjal, termasuk batu ginjal.

5. Menyebabkan kanker lambung
Diet tinggi garam dapat meningkatkan risiko kanker lambung. Ini karena zat-zat yang ada pada garam dapat memperbesar kerusakan pada lapisan lambung, yang disebabkan oleh infeksi bakteri Helicobacter pylori?penyebab utama kankerlambung.

6. Tekanan darah tinggi atau hipertensi
Kebutuhan rata-rata asupan garam orang dewasa dalam sehari adalah maksimal 5 gram atau satu sendok teh. Orang yang mengonsumsi garam lebih dari jumlah tersebut berisiko mengalami penyakit tekanan darah tinggi atau hipertensi.

"Biasanya orang sekali masak menggunakan satu sendok garam. Ini harus hati-hati. Karena, walau jangka pendek tak terasa, jika dibiarkan dapat memicu hipertensi," kata dr. Dyan Mega Inderawati dari KlikDokter.

Lebih lanjut, dr. Dyan Mega mengatakan bahwa pasokan garam berlebih membuat tubuh menahan lebih banyak cairan. Alhasil, jantung harus memompa darah dengan lebih cepat. Inilah awal dari terjadinya tekanan darah tinggi.

Nah, jangan terbuai dengan kenikmatan yang ditawarkan garam, ya. Pasalnya, kebanyakan konsumsi garam diam-diam malah menghancurkan tubuh dari dalam karena ada sejumlah penyakit yang bisa diakibatkan oleh bumbu yang satu ini. Oleh karena itu, batasi asupan garam sejak sekarang.(NB/RVS/klikdokter)

Berita Terkait

Petani Berharap, Garam Menjadi Salah Satu Komoditi Pokok

Petani Garam Panen Dadakan Akibat Hujan Pertama Turun Tidak Disangka-Sangka

Inovasi Petani Garam Buka Tutup Katup Untuk Menghindari Musim Penghujan

Hujan Mulai Turun Petani Garam Di Probolinggo Mulai Resah
Berita Terpopuler
Alhamdulillah, 7 Pasien Dinyatakan Sembuh Dari Covid-19
Kesehatan  7 jam

Dump Truk Muatan Batu Coral Terbakar di Jalur Ngawi-Cepu
Peristiwa  7 jam

Hantam Truck, Pelajar SMP Terseret Hingga Tewas
Peristiwa  4 jam

Sebanyak 308 Pedagang Jalani Rapid Test, 2 Diantaranya Reaktif Covid-19
Peristiwa  9 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber