Berita Terbaru :
Dampak Corona, Orderan Grab Car Sepi
Kampung Siaga Corona, Warga Tanam Tanaman Obat Keluarga
Bumerang Buatan Atlet Lokal Dikenal Mancanegara
Longsor Jalur Pacitan Ponorogo, Material Tutup Seluruh Badan Jalan
Akses Jalan Jompo Secara Resmi Mulai Dibuka Kembali
Diduga Pasien Posotif Covid-19 Berkeliaran, Pasar Tradisional Lockdown
Jumlah PDP dan ODP Naik dan Positif Tetap 10 Orang
Sidak Diatas Kapal, Polisi Temukan Ratusan Penumpang Tidur Berdekatan
Pemerintah Beri Diskon Listrik 450 VA Dan 900 VA
Pengendara Motor Tercebur Ke Sungai, Evakuasi Sangat Dramatis
Takut Corona Mewabah, Warga Slambur Karantina Wilayah
Jokowi Putuskan Pembatasan Skala Besar dan Darurat Kesehatan
Per Hari Ini Jumlah Pasien Positif Corona 1.528, Tersebar di 32 Provinsi
Alat Rapid Test Baru Didistribusikan di Puskesmas Hari Ini
Wakil Bupati Sidoarjo Datangi Massa Terkait Penolakan Ruang Isolasi
   

Selamatan Desa Cikal Bakal Kota Probolinggo, Warga Buat Tumpeng Hasil Bumi
Tapal Kuda Dan Madura  Sabtu, 21-09-2019 | 17:45 wib
Reporter : Farid Fahlevi
Probolinggo pojokpitu.com, Warga di Kota Probolinggo, Jawa Timur, menggelar selamatan desa dengan mengarak tumpeng hasil bumi. Konon, Desa Bremi yang sekarang menjadi Kelurahan Sukabumi Dusun Bremi merupakan tempat cikal bakal lahirnya Kota Probolinggo, sekaligus desa peninggalan Kerajaan Majapahit.

Warga Kampung Bremi, Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo menggelar selamatan desa dengan mengarak tumpeng hasil bumi.
 
Tempeng ini berupa buah-buahan, serta sayur-sayuran. Selanjutnya, tumpeng raksasa ini diarak keliling kampung, dari gang satu ke gang yang lain.
 
Ikut dalam arak-arakkan ini berbagai kesenian dari sejumlah ibu-ibu, hingga siswa sekolah dengan mengenakan kostum kebaya.
 
Konon Desa Bremi yang sekarang nama dusun di Kelurahan Sukabumi ini merupakan nama desa cikal bakal lahirnya Kota Probolinggo.
 
Tidak hanya Dusun Bremi, ada dua dusun lain yang menjadi cikal bakal lahirnya Kota Bayuangga ini, yakni Dusun Banger dan Dusun Borang. Ketiga dusun ini juga peninggalan Kerajaan Majapahit. Maka tidak heran, jika Kota Probolinggo usianya sudah 660 tahun.
 
Menurut Nuris Harifah, warga Dusun Bremi, dia sangat senang menjadi warga dusun penuh sejarah ini, kemungkinan besar leluhurnya merupakan keturunan kerajaan majapahit.
 
"Dusun ini merupakan dusun penuh sejarah, sekaligus peninggalan nenek moyang. Sudah seharus sebagai generasi penerus, harus tetap lestari dan menjadi destinasi wisata," kata Mohamad Sholeh, Ketua Kelompok Masyarakat Sadar Wisata Kampung Bremi
 
Diharapkan ke depan, agenda semacam ini semakin meriah dan semakin banyak dikunjungi wisatawan atau bahkan peneliti sejarah.(end)
 

 


Berita Terkait

Selamatan Desa Cikal Bakal Kota Probolinggo, Warga Buat Tumpeng Hasil Bumi
Berita Terpopuler
Tidak Punya Ongkos, Satu Keluarga Asal Madura Dari Daerah Endemis Dapat Tiket Gr...selanjutnya
Peristiwa  6 jam

Dalam 2 Hari Sebanyak 125 ODR Dalam 1 Desa
Peristiwa  9 jam

Christina Sembuh Dari Corona, Resepnya Tidak Panik dan Terus Ikut Tahapan Pengo...selanjutnya
Sosok  11 jam

Gelar Tayub dan Reog Hajatan Sunatan Dibubarkan Muspika
Peristiwa  10 jam



Cuplikan Berita
Viral, Wakil Bupati Sidoarjo Ikut Memakamkan Pasien Positif Corona
Pojok Pitu

Seorang Dokter Sidoarjo Tertular Virus Covid 19, Satu Perawat PDP
Pojok Pitu

Gubernur Jatim Takziah ke Kediaman Ibunda Presiden Jokowi
Jatim Awan

Santri di Jombang Gelar Sholat Ghoib Ibunda Presiden
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber