Berita Terbaru :
Nasib Mahasiswa Thailand Ditengah Covid 19
Warga Gelar Senam Corona Setiap Siang
Hari Terakhir, 3.598 Napi Jatim Dibebaskan
Antisipasi Pemudik, Pemerintah Lumajang Siapkan Ruang Karantina
Relawan Berikan Bantuan Face Shield Kepada Rumah Sakit
Rujak Bawean Menjadi Kuliner Pelepas Rindu Perantau Dari Pulau Putri
Kabupaten Trenggalek Umumkan Pasien Pertama Positif Corona
Tim Medis Minim APD, Awak Media Salurkan 100 Unit Baju Hazmat
Kondisi Dua Warga Bapak Anak Positif Corona Terus Membaik
Wabah Corona, Pengusaha Konveksi Produksi Masker Handmade Dengan Motif Kekinian
Baru Bebas Lantaran Progam Asimilasi, Residivis Dihajar Warga Usai Kepergok Curi Motor
Forkopimda Beri Karangan Bunga dan APD Kepada Para Medis
Dampak Covid-19 Ratusan Napi Lapas Kediri Dibebaskan
SMKN 4 Madiun Siapkan APD Pesanan Pemprov Jatim
Diduga Terobos Traffic Light, Beat Tabrak Vega
   

Rekor MURI Angkat dan Goyang Tandu Dewa Selama 24 Jam
Rehat  Sabtu, 21-09-2019 | 15:21 wib
Reporter : Saiful Mualimin
Jombang pojokpitu.com, Tempat ibadah Tri Dharma atau Klenteng Hong San Kiong Gudo Jombang mencatatkan sejarah baru rekor MURI, mengangkat tandu dewa terlama selama 24 jam. Tandu yang dinaiki Dewa Kong Co Kong Tik Thjoen Ong memiliki berat 141 kg dan digoyang tanpa henti.

Para pengangkat tandu tampak bersemangat mengayun tandu dewa. Mengangkat tandu dan menggoyangnya selama 24 jam tanda henti dilakukan dalam rangka mengawali kirab ritual dan budaya yang dilakukan klenteng seluruh Indonesia. Kaum pria dan perempuan sama-sama berpartisipasi dalam pemecahan rekor tersebut.

Toni Harsono  Ketua Yayasan Klenteng Hong San Kiong Jombang mengatakan, rekor mengangkat tandu dan menggoyangnya selama 24 jam tanda henti akan dipecahkan selama 24 jam hingga besok. Pencatatan rekor MURI ini dilakukan mulai Sabtu (21/9) pukul 08.00 hingga besok Minggu (22/9) pukul 08.00 tanpa henti.
 
Sementara itu Sri Widayati Senior Manager MURI mengatakan, rekor MURI baru dilakukan oleh Klenteng Hong San Kiong Gudo jika bisa dipecahkan besok. "Rekor ini akan dicatatkan urutan ke 9.179 dalam catatan rekor MURI," ujar Sri Widayati.

Setelah dinyatakan lolos sertfikat, akan diberikan pada yayasan dan pemprakarsanya yakni Toni Harsono. Setelah prosesi rekor MURI,  seluruh dewa yang hadir dalam acara ini akan di kirab keliling gudo Minggu siang. (pul)







Berita Terkait

Pemkab Trenggalek Bersama Muslimat NU Pecahkan MURI 15 Ribu Sajian Nasi Gegok

Tulungagung Pecahkan Rekor MURI Penyajian Nasi Lodho Ayam Suwir Pincuk Terbanyak

Rekor MURI Angkat dan Goyang Tandu Dewa Selama 24 Jam

32 Ribu Santri Pasuruan Raih Rekor MURI Setelah Baca Aqidatul Awam
Berita Terpopuler
Rujak Bawean Menjadi Kuliner Pelepas Rindu Perantau Dari Pulau Putri
Icip - Icip  5 jam

Baru Bebas Lantaran Progam Asimilasi, Residivis Dihajar Warga Usai Kepergok Cur...selanjutnya
Peristiwa  8 jam

Diduga Terobos Traffic Light, Beat Tabrak Vega
Peristiwa  9 jam

SMKN 4 Madiun Siapkan APD Pesanan Pemprov Jatim
Pendidikan  9 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber