Berita Terbaru :
Sekolah Siap Jalani Tatanan Baru New Normal
Dishub Tuban Ciptakan Garis Jaga Jarak Mirip di Moto GP
Wali Murid Khawatir Apabila Anaknya Kembali Masuk Sekolah
Dinas Pariwisata Siapkan Konsep New Normal Sarangan
Tim Gugus Tugas Covid 19 Ponorogo Sudah Lakukan 2000 Rapid Tes
Bupati Intruksikan Tegas Lakukan Pembubaran Tempat Berkumpulnya Warga
KPU Butuh Tambahan Anggaran Rp 9 Miliar Untuk Penerapan Protokol Kesehatan
Cafe Kopi yang Ditemukan 6 OTG Ditutup Sementara
Harga Empon-Empon Anjlok di Pasar Tradisional
Pemegang Senpi di Polres Malang Diperiksa
   

Panen Raya Udang Vannamei IBAP Prigi Dengan Probiotik Herbal, Hasilnya Wah..
Ekonomi Dan Bisnis  Sabtu, 21-09-2019 | 14:15 wib
Reporter : Simon Bagus, Mochammad Herlambang
Panen Raya Udang Vannamei dilaksanakan di Instalasi Budidaya Air Payau (IBAP) Kabupaten Trenggalek. Budidaya udang vannamei di tempat itu menerapkan cara yang berbeda, yakni menggunakan teknologi probiotik berbasis herbal. Foto Simon
Trenggalek pojokpitu.com, Sekitar 18 ton udang vannamei dipanen dalam kegiatan itu secara bertahap. Udang itu dipanen dari 10 kolam budidaya. Panen raya memakan waktu sekitar 3 hari, dan udang yang dipanen memiliki ukuran yang beragam.

Menurut Subladri, pengelola IBAP Prigi Kabupaten Trenggalek, budidaya udang vannamei di tempat itu menerapkan cara yang berbeda, yakni menggunakan teknologi probiotik berbasis herbal. Mulai dari hulu hingga hilir, budidaya tersebut tak menggunakan bahan kimia. "Budidaya ini lebih aman dan ramah lingkungan. Standar Operasional Prosedur (SOP) budidaya probiotik berbasis herbal itu sudah diadopsi petambak udang vannamei nasional di berbagai daerah," kata Subladri.

Masa panen juga lebih singkat dibanding cara konvensional. Panen bisa dilakukan setiap sekitar 70 hari. Dalam 18 bulan ini, rekor baru dicapai IBAP Prigi yang sudah berhasil panen 7 kali. Dengan panen perdana 3 Februari, lalu saat ini siklus yang ketujuh. Sementara pada umumnya, setahun panen 3 kali.

Keuntungan lain panen dengan sistem itu, yakni tidak memakai planton. Plankton bisa menjadi penyebab kematian udang. Penggunaan SOP ini bisa meminimalisir plankton. Kelebihannya, plankton membuat kincir dua kali lebih banyak. Dengan ini, bisa menghemat kincir dan listrik sekitar 50 persen.

Untuk probiotik berbasis herbal, budidaya itu menggunakan ramuan alami yang terbuat dari sekitar 30 jenis rempah dan tanaman. Probiotik itu bisa dibeli oleh siapapun karena sudah diproduksi massal.

Probiotik itu difermentasikan dengan teknologi nano pada pakan udang. Hasilnya, bisa meningkatkan nutrisi dan mikroba, yang menciptakan sistem kekebalan tubuh pada udang. Sehingga udang lebih prima. (pul)

Berita Terkait

Kapolres Cek Gudang Beras Bulog Madusari

Panen Melimpah Udang Vaname di Tengah Pandemi Covid-19

Tak Berpenghuni, Sebuah Gudang Kosong Ludes Terbakar

Densus 88 Geledah Gudang Ekspedisi Tempat Kerja Terduga Teroris Abdullah Alias Juher
Berita Terpopuler
Pemegang Senpi di Polres Malang Diperiksa
Malang Raya  15 jam

Dinas Pariwisata Siapkan Konsep New Normal Sarangan
Mlaku - Mlaku  9 jam

Cafe Kopi yang Ditemukan 6 OTG Ditutup Sementara
Malang Raya  13 jam

Wali Murid Khawatir Apabila Anaknya Kembali Masuk Sekolah
Pendidikan  8 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber