Berita Terbaru :
Sungai Gemblo Yang Penuh Sampah Disulap Menjadi Destinasi Wisata Air
Rakercabsus, Bahas Program Unggulan Hingga Reformasi Birokrasi
Puluhan Calon Pasien di Rumah Sakit Pasang Batu dan Botol Air Mineral
Razia Masker, Polisi Justru Temukan Warga Sedang Bermain Judi
Tiga Pria Pengangguran Tipu Pemuda Berkebutuhan Khusus
Ratusan Warga di Nganjuk Antri Bensin Premium
Dua Pelaku Tawuran Ternyata Masih Remaja
Pemkot Surabaya Gelar Rakor Terkait Rencana Sekolah Dibuka
Bersiap Sekolah Tatap Muka, 21 SMP Jalani Simulasi
Demo Pekerja Hiburan Malam Tuntut Walikota Cabut Perwali 33 Tahun 2020
Di Kampus Unair, Gilang Dikenal Baik dan Pandai
Adu Jangkrik Mobil VS Motor, Satu Tewas
Dirut PDAM Surabaya Bantah Siap Dampingi Machfud Arifin Sebagai Bakal Calon Wawali
Gelar Demo, Mahasiswa Segel Gedung Dewan
Dukun Cabul Asal Bondoeo Ditetapkan Tersangka
   

Kasihan, Peserta Pawai Budaya Pingsan di Tengah Jalan
Mataraman  Sabtu, 21-09-2019 | 13:24 wib
Reporter : Saiful Mualimin
Akibat terik matahari yang menyengat, membuat seorang peserta pingsan di tengah jalan. Foto Saiful Mualimin
Jombang pojokpitu.com, Untuk menarik wisatawan dan mengembangkan potensi daerah, Pemerintah Kabupaten Jombang menggelar pawai budaya. Seluruh peserta menampilkan kreasi kostum potensi budaya dan tradisi lokal kota santri.

Namun salah satu peserta pawai budaya langsung ambruk di Jalan KH Wahid Hasyim. Peserta tak kuat mengikuti rute pawai budaya di sepanjang jalan protokol. Sejumlah panitia tampak dibuat panik dan langsung mengevakuasi dengan menjebol pagar. Kemudian dibawa ke Unit Gawat Darurat RSUD Jombang.

Arak-arakan busana yang menampilkan kreasi potensi budaya lokal ini berjalan dari Alun-alun Jombang menuju finish di Bundaran Ringincontong. Berbagai tema seperti sendang made, topeng Jatiduwur, tradisi unduh unduh disaksikan ribuan warga.

Indrawati, salah satu tim peserta mengaku, menyiapkan kostum dan tampilan berjudul Adiluhung Sendang Made ini hampir 2 bulan. "Saya ingin menampilkan sejarah sendang made yang menjadi salah satu wisata lokal berupa kum kum sinden di Desa Made Kecamatan Kudu Jombang," kata Indrawati.

Seluruh tampilan potensi ini diharapkan bisa menjadi kekayaan budaya lokal yang terus dilestarikan. Pawai ini menampilkan hampir 40 potensi budaya lokal yang ada di Jombang. Diharapkan, potensi ini bisa menjadi daya tarik di acara Bulan Berkunjung Jombang, yang berlangsung selama sebulan ini. (pul)

Berita Terkait

Pawai Susur Sungai Rayakan Malam Idul Fitri Ditengah Pandemi

Pawai Perahu Hias, Peringati Hari Juang TNI AD

Pawai Seni dan Budaya, Kabupaten Situbondo Lestarikan Potensi Daerah

Kasihan, Peserta Pawai Budaya Pingsan di Tengah Jalan
Berita Terpopuler
Kasus Pembunuhan Istri Ternyata Bermotif Ekonomi dan Asmara
Peristiwa  9 jam

Anak Sangat Usil, Perlukah Ada Reward dan Punishment ?
Konsultasi Psikologi  9 jam

Nadim Perbolehkan Dana BOS Untuk Beli Kuota Internet
Pendidikan  11 jam

Ribuan Santri Dan Buruh Demo Tolak RUU HIP
Peristiwa  8 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Jual Beli Tebu Diluar Pabrik Meresahkan PG Lestari
Jatim Awan

Dampak Pandemi, 68 Ribu Warga Bojonegoro dan Tuban Menunggak Iuran BPJS
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber