Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Kurang Fokus Sebabkan Kecelakaan di Jalanan
Sabtu, 21-09-2019 | 08:14 wib
Oleh : Atiqoh Hasan
Surabaya pojokpitu.com, Human error menjadi faktor dominan penyebab kecelakaan di jalanan Surabaya. Kebanyakan mereka kurang fokus dalam berkendara, termasuk karena terlalu banyak bermain gadget saat berkendara.

Psikolog Unesa, Meta Santi Budiani menyebut, faktor dominan kecelakaan adalah human error. Masyarakat umumnya tidak menyadari pentingnya fokus saat berkendara lantaran menganggap berkendara adalah suatu rutinitas. Padahal, rutinitas perlu dilakukan dengan mengutamakan keselamatan.

"Saat berkendara, tak jarang pengendara, khususnya roda dua abai pada marka jalan. Bahkan kerap lebih memperdulikan gadget, yang membuat konsentrasi berkendara terpecah," tutur Meta Santi Budiani.

"Kondisi macet di jalanan, ditambah kondisi emosional masing-masing pengendara membuat mereka tertekan. Sehingga berkendara tanpa memperhatikan keselamatan diri dan orang lain dikorbankan," lanjutnya.

Meita menyebut, tujuan berkendara harus di-remind ulang. Agar masyarakat lebih memahami pentingnya menjaga keselamatan sehingga tidak mudah stress. Sebab, aktivitas lain tidak akan bisa dilakukan jika mereka mengabaikan keselamatan saat berkendara.(end)

Berita Terkait


Suro Telah Usai, Selanjutnya Walikota Madiun Ajak Jaga Kamtibmas

KPU Mulai Sosialisasi Pencalonan kepala Daerah Perseorangan

Tekan Angka Kecelakaan, Warga Kemiri Ciptakan Kampung Tertib Lalu Lintas

Kurang Fokus Sebabkan Kecelakaan di Jalanan


Tradisi Sedekah Bumi Larung Gunungan di Waduk Pacal dan Sosialisasi Gemar Ikan

Tradisi Sedekah Bumi Larung Gunungan di Waduk Pacal dan Sosialisasi Gemar Ikan

Berkurban Sambil Bersosialisasi di Kampung Sakinah

BPJS Sosialisasikan Progam Bagi 28 Kecamatan Bojonegoro

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber