Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Hukum 

Ratih, Binti, Dini dan Saiful Aidy Kembali Diperiksa
Jum'at, 20-09-2019 | 19:15 wib
Oleh : Fakhrurrozi
Berita Video : Ratih, Binti, Dini dan Saiful Aidy Kembali Diperiksa
Surabaya pojokpitu.com, Penyidik Pidana Khusus Kejari Tanjung Perak terus mempercepat berkas tersangka korupsi jasmas. Kali ini empat tersangka, Ratih Retnowati, Binti Rochma, Dini Rijanti dan Saiful Aidy kembali diperiksa. Keempatnya diperiksa untuk melengkapi berkas dua koleganya, mantan anggota DPRD Surabaya periode 2014 - 2019, Sugito dan Darmawan.

Dari keempat tersangka korupsi jasmas, Saiful Aidy tiba terlebih dahulu ke Kejari Tanjung Perak, Jumat pagi. Pemeriksaan politisi Partai Amanah Nasional (PAN) ini untuk melengkapi berkas tersangka dua koleganya, sesama mantan anggota DPRD Surabaya, Sugito dan Darmawan.

Tak berselang lama, giliran tiga tersangka perempuan, Ratih Retnowati, Binti Rochma, dan Dini Rijanti tiba dan langsung menuju ke lantai dua pidana khusus.

Kasi Pidsus Kejari Tanjung Perak, Dimaz Atmadi Brata mengatakan bila berkas tersangka Sugito dan Darmawan hampir rampung dan segera dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Surabaya.

Dimaz Atmadi menambahkan, untuk melengkapi berkas tersangka enam tersangka korupsi jasmas ini, pihaknya akan melakukan pemeriksaan pejabat Pemkot Surabaya. (end/vd:yan)

Berita Terkait


Korupsi Jasmas Mulai Menyebut Nama Pejabat Pemkot

Tiga Terdakwa Korupsi Jasmas Anggap Dakwaan Jaksa Tidak Cermat

Terdakwa Jasmas Dianggap Melanggar Tidak Pidana Korupsi

Ratih, Binti, Dini dan Saiful Aidy Kembali Diperiksa


Jadi Tersangka Korupsi Jasmas, Wakil Ketua DPRD Gugat Jaksa

Agus Tjong Bantah Sugito Terlibat Korupsi Jasmas

Kejari Bidik 5 Anggota DPRD Surabaya Kasus Korupsi Jasmas

Tujuh Anggota DPRD Surabaya Disebut Terlibat Korupsi Jasmas
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber