Berita Terbaru :
Polsek Sukolilo Pantau Pengamanan Perumahan Terapkan Protap Covid 19
Usaha Jasa Sablon Kaos Kebanjiran Order di Tengah Pandemi Covid 19
Rayakan Lebaran di Rusunawa, Walikota Bawakan Opor Ayam dan Lontong Ketupat Untuk Pasien Karantina
Akses Eks Lokalisasi Dadapan Sumberejo Ditutup Portal
Sekolah Shift Untuk Redakan Kejenuhan Siswa
Kasus Covid-19 Surabaya, Diprediksi Segera Mencapai Puncaknya
   

Gapero Tolak Rencana Pemerintah Menaikkan Cukai Rokok
Ekonomi Dan Bisnis  Jum'at, 20-09-2019 | 18:44 wib
Reporter : Selvy Wang
Surabaya pojokpitu.com, Gabungan Perusahaan Rokok (Gapero) Surabaya menolak rencana pemerintah untuk menaikan cukai rokok 23 persen dan harga jual eceran sebesar 35 persen. Gapero berpendapat , hal itu akan membuat daya beli menurun serta membuat rokok ilegal akan laku keras.

Rencana pemerintah untuk menaikan cukai rokok sebesar 23 persen dan harga jual eceran sebesar 35 persen di tahun 2020 mendatang, menuai reaksi protes dari Gabungan Perusahaan Rokok (Gapero) Surabaya. Pasalnya, dampak dari kenaikan cukai rokok, membuat harga rokok di pasaran menjadi lebih mahal yang pasti akan bepengaruh pada daya beli konsumen..

Menurut Sulami Bahar, Ketua Gapero Surabaya, naiknya cukai rokok, diprediksi akan membuat rokok ilegal semakin laku keras di pasaran karena harganya murah dan tidak terbebani pajak.

"Dampak lainnya adala ekosistem usaha rokok akan terganggu, seperti penyerapan tembakau dan cengkeh menurun, serta ancaman efisiensi karyawan," tutur Sulami Bahar.
 
"Berdasarkan data Gapero, selama kurun waktu 3 tahun ini penjualan menurun 1 hingga 3 persen per tahun. Sementara untuk produksi pada semester 1 / 2019 turun 8,6 persen dan diprediksi pada tahun 2020 volume produksi akan turun sebesar 15 persen. Industri rokok di Jawa Timur sendiri memberikan kontribusi untuk nasional sebesar 65 persen atau sekitar Rp 90,74 triliun," papar Sulami Bahar.

Untuk diketahui, Gapero terdiri dari  454 pabrik rokok di Jawa Timur, yang kebanyakan adalah pabrikan kretek. Didalamnya terdapat 4,5 juta pekerja, mulai dari petani, distributor, agen , hingga pedagang eceran.(end)

Berita Terkait

Dana Cukai Akan Digunakan Bantu Masyarakat Terdampak

Bea Cukai Sita 2,5 Juta Batang Rokok Tanpa Cukai

Cukai Naik, Perusahaan Rokok Rumahkan Karyawannya

Cukai Rokok Naik Tak Jadi Ancaman PHK Buruh Pabrik Rokok SKT
Berita Terpopuler
Kasus Covid-19 Surabaya, Diprediksi Segera Mencapai Puncaknya
Covid-19  7 jam

Sekolah Shift Untuk Redakan Kejenuhan Siswa
Pendidikan  6 jam

Akses Eks Lokalisasi Dadapan Sumberejo Ditutup Portal
Peristiwa  5 jam



Cuplikan Berita
Marah, Kapolda Copot Oknum Kapolsek Karena Tertidur Saat Rapat Dengan Walikota
Pojok Pitu

H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Jatim Awan

Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber