Berita Terbaru :
Pedagang Dari Luar Daerah Wajib Memiliki Surat Keterangan Bebas Rapid Test
Penjual Ketupat Matang Tetap Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19
Persebaya Pengin Berhenti, Persipura Abstain, Persiraja Minta Lanjut
Kapan Pertandingan Olahraga Bisa Jalan lagi? Menpora Beri Penjelasan Begini
Suket Tak Lengkap, Pengguna Jasa Penyebrangan Wajib Balik Kanan
Polisi Amankan Tersangka Penganiayaan Hingga Pembakaran Korban
Sensasi Fluffy Pancake ala Jepang Bertabur Boba
   

Terkait Pelaku Pembunuhan Anak, Deputi Kementrian PPA Datangi UPPA Polres Malang
Malang Raya  Jum'at, 20-09-2019 | 07:30 wib
Reporter : Khaerul Anwar
Malang pojokpitu.com, Kasus pembunuhan anak dengan pelaku anak masih terus dipantau beberapa pihak. Baik dari saksi ahli, badan pemasyarakatan serta Deputi Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, juga mengunjungi Unit Pelayanan Perempuan dan Anak Satreskrim Polres Malang guna mendalami kasus tersebut.

Kasus yang menjerat ZA (17) warga Putat Lor, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang atas tindakannya pembelaan diri atas ancaman begal, terus mendapatkan perhatian khusus dari berbagai pihak.

Usai didatangkan saksi ahli hukum pidana, kini pihak Badan Pemasyarakatan Kelas 1 Malang beserta Deputi Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak juga mengawasi dan mendalami kasus tersebut.

Mereka ingin mendengarkan secara langsung cerita dibalik penusukan yang dilakukan pelajar SMK ini, hingga harus berurusan dengan hukum.

Berbagai opini ditemui diluar. Para netizen mendukung perilaku pelaku anak yang sudah menghabisi pelaku begal tersebut, hingga beberapa teman pelaku begal bisa ditangkap.

Deputi Kementrian PP menyatakan tindakan yang dilakukan UPPA Satreskrim Polres Malang juga sudah sangat baik dan sesuai UU Perlindungan Anak, dengan melakukan diskresi terhadap pelaku anak tersebut.

Tidak hanya itu, menurut Petugas Bapas Kelas 1 Malang, Indung Budiyanto, saat itu pelaku begal meminta semua barang berharga pelaku anak ini, dan jika memberikan HP saja, maka pelaku begal akan mencicipi pacar pelaku.

Pelaku lalu hendak mengambil obeng dari bawah jok motor, namun malah menemukan pisau yang terbungkus kertas bekas digunakan praktik di sekolah.

"Dirinya yang merasa terancam, langsung menusukkan pisau ke dada pelaku begal hingga tewas kehabisan darah," ujar Indung Budiyanto.

Untuk semua itu, mereka menyerahkan kepada hakim di pengadilan nanti terkait hukuman yang pantas, yang diusulkan melakukan penahanan percobaan.

Pihak UPPA Satreskrim Polres Malang sendiri hanya memberkas perkara yang dilakukan anak dibawah umur tersebut. Pihaknya mengaku tidak bisa memberikan hukuman terhadap pelaku, apakah masuk dalam pembunuhan murni atau membela diri.

Berita Terkait

Terkait Pelaku Pembunuhan Anak, Deputi Kementrian PPA Datangi UPPA Polres Malang

Begini Cara Ibu yang Tega Membunuh Anak Kandungnya Sendiri
Berita Terpopuler
Polisi Amankan Tersangka Penganiayaan Hingga Pembakaran Korban
Peristiwa  3 jam

Sensasi Fluffy Pancake ala Jepang Bertabur Boba
Icip - Icip  3 jam

Suket Tak Lengkap, Pengguna Jasa Penyebrangan Wajib Balik Kanan
Peristiwa  2 jam

Kapan Pertandingan Olahraga Bisa Jalan lagi? Menpora Beri Penjelasan Begini
Olah Raga  2 jam



Cuplikan Berita
Fenomena Gelombang Tinggi Terjang Perairan Pacitan
Pojok Pitu

Banjir Bandang Terjang Pantura
Pojok Pitu

Korsleting Listrik, 2 Unit Bangunan Dilalap Si Jago Merah
Jatim Awan

Rumah Makan Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Korsleting Listrik
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber