Berita Terbaru :
Seorang Supervisi Ditetapkan Tersangka Terkait Laka Kerja di PT Enero
Ini Dugaan Motif Kadiyanto Memilih Gantung Diri
Walikota Madiun Buka Sunday Market Dan Utamakan Protokol Kesehatan
Laka Truk Bak Terbuka Mengangkut Belasan Penumpang Terguling, 2 Tewas Seketika
Sekolah Siap Jalani Tatanan Baru New Normal
Dishub Tuban Ciptakan Garis Jaga Jarak Mirip di Moto GP
Wali Murid Khawatir Apabila Anaknya Kembali Masuk Sekolah
Dinas Pariwisata Siapkan Konsep New Normal Sarangan
Tim Gugus Tugas Covid 19 Ponorogo Sudah Lakukan 2000 Rapid Tes
Bupati Intruksikan Tegas Lakukan Pembubaran Tempat Berkumpulnya Warga
KPU Butuh Tambahan Anggaran Rp 9 Miliar Untuk Penerapan Protokol Kesehatan
Cafe Kopi yang Ditemukan 6 OTG Ditutup Sementara
Harga Empon-Empon Anjlok di Pasar Tradisional
Pemegang Senpi di Polres Malang Diperiksa
   

Budidaya Udang Vannamei Dengan Bioteknik Berbasis Herbal
Ekonomi Dan Bisnis  Kamis, 19-09-2019 | 22:10 wib
Reporter : Simon Bagus,Mochammad Herlambang
Trenggalek pojokpitu.com, Budidaya udang vannamei dengan bioteknik berbasis herbal seperti yang dilakukan di Instalasi Budidaya Air Payau (Ibap) Prigi, Kabupaten Trenggalek, bisa diterapkan di rumah. Karena budidaya tersebut bisa dilakukan indoor yang menggunakan media kolam kecil.

Dikatakan Teknisi Ibap Prigi, Dimas Agung Ariwibowo, budidaya didalam ruangan lebih bagus karena suhu udara yang lebih terjaga. Bioteknik berbasis herbal yang diterapkan pada budidaya itu bisa mempercepat tumbuh kembang udang vannamei.

Pasalnya, makanan yang dicerna lebih maksimal. Sekitar 90 persen pakan akan dicerna, lalu sisanya menjadi kotoran. Namun bila tanpa fermentasi itu, yang tercena hanya sekitar 70 persen.

Kolam yang dipakai berukuran 4 meter x 1,7 meter dengan kedalaman 1,5 meter. Kolam itu bisa menghasilkan udang vannamei sebanyak 40-60 kilogram.

"Dengan budidaya bioteknik berbasis herbal, ukuran udang vannamei bisa mencapai sekitar 40. Sedangkan untuk bibitnya per kolam sekitar 3000 ekor dengan harga bibit per ekor seharga Rp 43," kata Dimas.

Harga udang vannamei siap panen fluktuatif. Disaat seperti ini, dengan kualitas baik, harga udang bisa mencapai Rp 80000 sampai 83000 per kg.

Untuk tingkat kegagalan panen dengan cara bioteknik berbasis herbal hanya sekitar 10 persen. Dengan catatan seluruh prosedur dari pembibitan hingga panen mengikuti prosedur.

Untuk kendala teknis lain, harus pintar-pintar menjaga kualitas air. Komposisi air pada budidaya udang vannamei membutuhkan perbandingan satu air tawar dengan tiga air laut. (yos)

Berita Terkait

Panen Melimpah Udang Vaname di Tengah Pandemi Covid-19

Pemprov Jatim Berencana Mengembangkan Budidaya Udang Vanamei di Kawasan Pesisir Selatan

Budidaya Udang Vannamei Dengan Bioteknik Berbasis Herbal
Berita Terpopuler
Pemegang Senpi di Polres Malang Diperiksa
Malang Raya  17 jam

Dinas Pariwisata Siapkan Konsep New Normal Sarangan
Mlaku - Mlaku  11 jam

Cafe Kopi yang Ditemukan 6 OTG Ditutup Sementara
Malang Raya  15 jam

Wali Murid Khawatir Apabila Anaknya Kembali Masuk Sekolah
Pendidikan  9 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber