Berita Terbaru :
Cegah Putus Kuliah, Kampus Bebaskan UKT Mahasiswa
Tolak Omnibus Law, Ribuan Buruh Unras di Kantor Gubernur
Tidak Mampu Menguasai Laju Kendaraan, Guru SMP Dharma Wanita Tabrak Motor
Walikota Surabaya Imbau Warganya Tidak Bepergian Keluar Kota
Polisi Selidiki Dugaan Korupsi Kas Desa
Warga Marah Rusak Rumah Pelaku Terduga Pencabulan Anak Di Bawah Umur
Double Track Jalur Kereta Api Mojokerto - Jombang Mulai Operasikan
Pengedar Tembakao Gorila Dituntut 17 Tahun Penjara
Lagi, Warga Ponorogo Demo Tolak Tower
Dikabarkan Hilang, Bocah 10 Tahun Ditemukan Tenggelam di Waduk Dawuhan
Machfud Arifin Jalan Kaki Keliling Kampung Surabaya, Warga Sambut Antusias Nyanyi Coblos Nomer 2
Dua Pelaku Curwan Dibekuk Reskrim Polsek Poncokusumo
Jelang Libur Panjang, Petugas Perketat Protokol Kesehatan di Tempat Wisata
Korupsi Dana Desa Mantan Kades Ditangkap Polisi
Laka Beruntun 4 Truk Terjadi di Jalur Selatan Pasuruan, 3 Penumpang Luka-Luka
   

Selundupkan Ratusan Burung Langka Asal Papua, 4 Orang ABK Kapal Diamankan
Metropolis  Kamis, 19-09-2019 | 20:07 wib
Reporter : Bagus Setiawan
Surabaya pojokpitu.com, Ditpolair Polda Jatim, berhasil menggagalkan penyelundupan satwa langka dan dilindungi di perairan Surabaya. Berbagai jenis satwa burung ini, berasal dari Papua dan dibawa menggunakan kapal motor senja persada, di dermaga Kalimas, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Sebanyak 145 jenis burung langka dan dilindungi asal Papua ini, diamankan di markas Ditpolair Polda Jatim, di Tanjung Perak Surabaya. Ratusan burung ini, ditemukan dan disita dari ABK kapal motor senja persada, Kamis dini hari tadi (19/9).

145 burung yang diamankan ini antara lain, 27 ekor burung jagal papua, 92 burung cucak papua, 22 ekor burung kasturi, dan 1 ekor burung koak. Selain itu juga ditemukan 3 tanduk rusa.

Petugas Ditpolair berhasil mengamankan 4 orang ABK, yaitu Adi, Ari, Dodi dan Adit. Mereka diduga sebagai pemilik burung. "Saya beli dari teman di Papua, rencananya akan dijual kembali di Surabaya lewat media sosial," ujar Adi, salah satu tersangka penyelundupan burung langka.

Sementara itu,  AKBP Kobul Syarin Ritonga Wadirpolair Polda Jatim mengatakan, 145 satwa langka itu sengaja disembunyikan di kamar mesin kapal, milik ABK agar tidak diketahui petugas. "Setelah diperiksa, ternyata tidak dilengkapi dengan dokumen yang sah," ujar AKBP Kobul Syaring Ritonga Wadirpolair Polda Jatim

Keempat tersangka terancam dijerat Pasal 21 Ayat 2 UU No. 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati Dan Ekosistem. Adapun ancaman pidana penjara 5 tahun dan denda Rp 100 juta.(end)







Berita Terkait

Polisi Gagalkan Penyelundupan Satwa Dilindungi ke Luar Negeri

Penyelundupan 500 Gram Sabu Di Lapas Kelas 1 Berhasil Digagalkan

Pengedar dan Pengguna Sabu Diringkus Usai Transaksi

Jadi Kurir, Seorang Wanita Selundupkan Sabu di Dalam Kemaluan
Berita Terpopuler
Memutus Mata Rantai Covid-19 di Pasar Tradisional
Peristiwa  10 jam

Klaim Hasil Survei Unggul, Hingga Tuding Galau, Tim MAJU : Justru Kami Jauh di A...selanjutnya
Pilkada  8 jam

Dua Pelaku Curwan Dibekuk Reskrim Polsek Poncokusumo
Peristiwa  2 jam

Waspadai Potensi Bencana, Pacitan Pukul Kentongan Serentak
Peristiwa  18 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
Jatim Awan

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber