Berita Terbaru :
Pelaku UMKM Jombang Dorong Pemerintah Segera Terapkan New Normal
PB Dikabulkan, Napi Teroris Asal Surabaya Bebas
Mobil PCR Dioperasikan Untuk Luar Daerah, Risma Mengamuk
Dua Penyuap Mantan Bupati Sidoarjo Divonis 20 Bulan
Pulang Melaut, Pencari Kupang Hilang Terseret Banjir
Kejar-Kejaran Dengan Polisi, Sepasang Kekasih Ditangkap Karena Gelapkan Mobil
Pohon Tumbang Ganggu Akses Jalan Desa
Balon Udara Berukuran Besar Nyangkut di Kabel Telkom Ponorogo
5 Anggota Keluarga Kluster Sampoerna Ditest Swab
Diduga Kelebihan Muatan, Truk Bermuatan Kaca Terguling
Pedagang Dari Luar Kota Diwajibkan Miliki Surat Keterangan Hasil Rapid Test
Dinkes Kembali Lakukan Rapid Test Terhadap Ratusan Pedagang Pasar Batu
Diterjang Aliran Sungai, Jembatan Rusak, Akses Antar Desa Terputus
Cuitan Dokter di Twitter Viral, Pihak RS Royal Beri Klarifikasi
KPU Ngawi Segera Lanjutkan Tahapan Pilkada
   

Pamitan di Kemenpora, Imam Nahrowi Akan Ikuti Proses Hukum
Hukum  Kamis, 19-09-2019 | 18:14 wib
Reporter : Iman Pujiono
Jakarta pojokpitu.com, Setelah menemui Presiden Joko Widodo pada Kamis pagi, Mentri Pemuda dan Olah Raga Imam Nahrowi yang ditetapkan tersangka oleh KPK secara resmi mundur dari jabatannya sebagai mentri. Kamis sore , imam pamit kepada pejabat dan karyawan Kemenpora di kantor Kemenpora Jakarta. Imam akan menaati proses hukum yang tengah diberikan oleh KPK.

Usai ditetapkan sebagai tersangka suap pemberian dana hibah di Komite Olah Raga Nasional, Mentri Pemuda dan Olah Raga Imam Nahrowi mengundurkan diri. Imam Nahrowi pamitan kepada pejabat dan karyawan di kantor Kemenpora Jakarta. Ia juga berjanji akan menaati proses hukum yang diberikan KPK kepadanya.

Menpora Imam Nahrawi ditetapkan KPK sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait dana hibah KONI dari Kemenpora.

Penetapan Imam sebagai tersangka merupakan pengembangan kasus, setelah Miftahul Ulum, Asisten Menpora, ditetapkan sebagai tersangka.

Kasus ini sendiri juga merupakan rangkaian pengembangan dari operasi tangkap tangan oleh KPK beberapa waktu lalu.

Dalam persidangan sebelumnya, nama Imam Nahrowi masuk dalam dakwaan JPU KPK. Imam diduga menerima uang sebesar Rp 26,5 milyar dari Sekjen KONI melalui ajudanmya Miftahul Ulum.(end)

Berita Terkait

Mantan Ketua PSSI Pasuruan Diadili Penggunaan Dana Hibah

Laode: Surat Tersangka Sudah Dikirim 1 Minggu Yang Lalu

Pamitan di Kemenpora, Imam Nahrowi Akan Ikuti Proses Hukum

Sebelum Ditetapkan Tersangka, Imam Nahrowi Sempat Pulang Kampung ke Sidoarjo
Berita Terpopuler
Begini Reaksi Petugas Saat Pedagang Pasar Sono Terpapar Virus Corona
Metropolis  8 jam

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Peristiwa  10 jam

Penataan Ulang Pasar Tradisional Cegah Penularan Covid-19
Metropolis  13 jam

Tak Pakai Masker, Puluhan HP dan KTP Warga Disita Petugas
Peristiwa  8 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber