Berita Terbaru :
Dampak Positif Covid, Merebaknya UMKM
Waspada Banjir, Kerja Bhakti Bersihkan Sungai Dari Sampah
Pelanggar yang Terjaring Operasi Zebra Tidak Ditilang Tetapi Dihipnoterapi
Kantor PLN Ponorogo Tutup Akibat Covid 19
Jaksa Agung Muda Pengawas Sidak Barang Bukti di Kejaksaan Negeri Sidoarjo
Sempat Ditahan di Malaysia, 154 Orang Pekerja Imigran Indonesia Asal Madura Dideportasi
Tiga Bos Nasional Turun Tangan Selesaikan Konflik Klenteng Tuban
Warga Datangi Balai Desa Tuntut Penutupan Kandang Ayam
Tolak UU Omnibus Law, BEM Malang Raya Gelar Aksi Demo
Bencana Angin Kencang, Sejumlah Pohon Tumbang Timpa Rumah
Hasil Otopsi Korban Pembunuhan Ada Tindak Kekerasan
Dinas Pendidikan Berlakukan Belajar Tatap Muka Tingkat SD-SMP Masuk Zona Hijau dan Kuning
Seorang Laki-Laki Tanpa Identitas Tenggelam di Sungai Bengawan Solo
Persebaya Tagih Hak Komersial Rp 800 Juta Per Bulan ke PSSI
   

Tradisi Pawai Calon Kepala Desa Menaiki Kereta Kencana
Pilkada  Kamis, 19-09-2019 | 17:00 wib
Reporter : Andi Nurcholis
Situbondo pojokpitu.com, Tiga calon Kepala Desa Tanjung Glugur Kecamatan Mangaran Situbondo, menggelar sebuah tradisi arak arakkan kirab damai. Ketiga bakal calon tersebut diarak menggunakan sebuah kereta kencana dan melintasi jalan desa setempat. Tujuan tradisi kirab damai tersebut, untuk menjaga kondussifitas jelang Pilkades serentak se Kabupaten Situbondo.

Musim pemilihan Kepala Desa Tanjung Glugur Kecamatan Mangaran, pihak desa wajib menggelar sebuah tradisi berupa kirab damai. Namun, sebelum tiga calon kepala desa diarak, panitia Pilkades, menggelar tahapan pengambilan nomer urut.

Kirab damai sendiri sebagai bentuk awal dimulainya kampaye dalam pemilihan Kepala Desa Tanjung Glugur. Setiap calon kades menaiki kereta kencana yang telah di hiasi ornamen pernak pernik.
Duduk di atas kereta kencana, selama perjalanan diperbolehkan menyapa dan melambaikan tangan di hadapan masyarakat
setempat. Tradisi ini bertujuan untuk menggalakkan suasa kondusifitas menjelang pemilihan kepala.
Subasiran, panitia pilkades serentak oktober 2019, mengatakan, pihaknya sengaja menggelar pawai kirab damai agar selama tahapan pilkades berjalan aman dan lancar.

"Pawai arak arakan sendiri bertujuan untuk memperkenalakan kepada warga bahwa merekalah calon pemimpin Desa Tanjung Glugur," kata Subasiran.

Pada tanggal 23 Oktober 2019 nanti, Kabupaten Situbondo akan menggelar serentak pemilihan kepala desa.  Tercatatat sebanyak 116 desa terbagi di 17 kecamatan, masyarakat akan segera menentukan para pemimpim baru di desa mereka masing-masing. (yos)

Berita Terkait

Usai Pilkada Nanti, 22 Desa di Ngawi Gelar Pilkades

Pilkades Serentak 20 September, OTG Dilarang Masuk ke TPS Umum

Bareng Pilkada, Pelaksanaan Pilkades Serentak di Ngawi Mundur

Sengketa Pilkades Geger, Majelis Hakim Verifikasi Surat Suara
Berita Terpopuler
Obyek Wisata Budug Asu Bisa Lewati 2 Jalur Berbeda
Malang Raya  10 jam

Tingkatkan Efektif Sekolah Daring di Sekolah Luar Biasa
Malang Raya  8 jam

Tanaman Padi Rusak Diterjang Angin Kencang
Peristiwa  5 jam

Hasil Otopsi Korban Pembunuhan Ada Tindak Kekerasan
Peristiwa  4 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan

Polisi Amankan 169 Orang Dalam Aksi Demo Lanjutan
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber