Berita Terbaru :
Di Tengah Pendemi Covid 19, Warga Turi Bersyukur Terima Sertifikat Gratis
Terlanjur Beli Oleh Oleh, CJH Ini Mengaku Kecewa
Bejat, Begini Wajah Napi Asimilasi Yang Cabuli Anak Calon Istri
   

Kondisi Air Waduk Susut, Dimanfaatkan Warga untuk Menjaring Ikan
Mataraman  Rabu, 18-09-2019 | 22:15 wib
Reporter : Tova Pradana
Madiun pojokpitu.com, Musim kemarau panjang menyebabkan sebuah waduk yang mampu mengairi lahan pertanian seluas 2.823 hektar di Kabupaten Madiun, mengering. Warga pun memanfaatkan kondisi bendungan yang minim air untuk mencari ikan.

Kondisi Waduk Dawuan, yang ada di Desa Plumpungrejo, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, sejak beberapa bulan lalu, terus menyusut. Sebelumnya, debit air di waduk ini mampu mengairi lahan pertanian seluas 2.823 hektar Bahkan saat ini, air sudah tidak mampu keluar dari dalam waduk.

Warga pun memanfaatkan sisa air untuk mencari ikan. Hasilnya, cukup lumayan, sekali mencari, warga bisa mendapatkan ikan seberat 25 kilogram lebih. "Hasilnya, dijual untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, ketika sawah tidak berproduksi," kata Kusniyanto, warga.

Sementara akibat keringnya waduk ini, membuat ribuan hektar lahan pertanian di 2 kecamatan, yaitu Balerejao, dan Wonoasri, kering kerontang. Banyak tanaman padi yang baru mereka tanam, mati.(end)

Berita Terkait

Memasuki Musim Pancaroba, 66 Desa di Trenggalek Masih Alami Kekeringan

Kemarau Berkelanjutan, Sumber PDAM di Pacitan Mengering

Warga Kabupaten Jember Kesulitan Air Bersih

Petani Memecah Batu di Sawah yang Masih Kering
Berita Terpopuler
Bejat, Begini Wajah Napi Asimilasi Yang Cabuli Anak Calon Istri
Peristiwa  3 jam

Terlanjur Beli Oleh Oleh, CJH Ini Mengaku Kecewa
Peristiwa  2 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber