Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Hukum 

Imam Nahrowi Ditetapkan Tersangka dalam Kasus Dugaan Suap Hibah KONI
Rabu, 18-09-2019 | 18:02 wib
Oleh : Iman Pujiono
Jakarta pojokpitu.com, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi telah ditetapkan oleh KPK sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait hibah KONI. Dia diduga menerima total suap Rp 26,5 miliar.

Uang itu diduga merupakan commitment fee atas pengurusan hibah yang diajukan pihak KONI kepada Kemenpora pada 2018. Penerimaan juga diduga terkait dengan Ketua Dewan Pengah Satlak Prima dan penerimaan lain yang berhubungan dengan jabatan Imam.

"Dalam rentang 2014-2018, IMR selaku Menpora melalui MIU selaku asisten pribadi Menpora diduga telah menerima uang sejumlah Rp 26,5 miliar. Uang tersebut diduga digunakan untuk kepentingan pribadi Menpora," kata Wakil Ketua Alexander Marwata di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (18/9/2019), seperti dilansir media online.

Kasus ini merupakan pengembangan kasus dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK. Pada kasus awal, KPK menjerat 5 tersangka, yaitu Ending Fuad Hamidy, Johnny E Awuy, Mulyana, Adhi Purnomo, dan Eko Triyanto.

Ending dijerat dalam jabatannya sebagai Sekjen KONI, sedangkan Johnny sebagai Bendahara Umum KONI. Baik Ending maupun Johnny telah divonis bersalah dalam pengadilan, dengan hukuman 2 tahun 8 bulan penjara bagi Ending dan 1 tahun 8 bulan penjara bagi Johnny.

Sedangkan 3 orang lainnya, yaitu Mulyana, Adhi Purnomo, dan Eko Triyanto, masih menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta.(end/vd:yan)

Berita Terkait


Laode: Surat Tersangka Sudah Dikirim 1 Minggu Yang Lalu

Pamitan di Kemenpora, Imam Nahrowi Akan Ikuti Proses Hukum

Sebelum Ditetapkan Tersangka, Imam Nahrowi Sempat Pulang Kampung ke Sidoarjo

Jokowi Terima Surat Mundur Imam Nahrowi Sebagai Menteri


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber