Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Rehat 

Rencananya, Suwarno akan membuat sebuah museum bambu untuk edukasi masyarakat. Termasuk, memperkenalkan ragam bambu nusantara.
Seorang Warga Koleksi Lebih Dari 700 Bambu Unik
Selasa, 17-09-2019 | 18:40 wib
Oleh : Heru Kuswanto
Berita Video : Seorang Warga Koleksi Lebih Dari 700 Bambu Unik
Ponorogo pojokpitu.com, Seorang warga di Ponorogo mengoleksi ratusan bambu unik dengan berbagai macam jenis dan bentuk yang menarik. Dalam 4 tahun ini, ia berhasil mengumpulkan sedikitnya 700 bambu unik.

Di rumah sederhananya di Desa Karangan, Kecamatan Badegan, Ponorogo, Suwarno menyimpan ratusan bambu berbagai jenis dan bentuk. Pria 48 tahun ini telah mengoleksi sedikitnya 700 bambu dengan berbagai bentuk unik.

Meski lokasi penyimpanan tidak begitu luas, setiap bambu yang ada ditempat ini dirawat dengan baik. Bahkan hampir setiap hari, banyak warga berdatangan untuk melihat koleksi barang antik ini.

Suwarno mengaku sudah mengumpulkan lebih dari 700 bambu dengan bentuk unik dan beragam jenis ini selama lebih dari 4 tahun. Mulai dari bambu tumbuh di dalam bambu, bambu memiliki ratusan cabang, bambu berbentuk ular naga, bambu berbentuk cambuk hingga bambu yang memiliki akar ditengah batang.

Ide mengkoleksi bambu bermula dari penasaran karena banyaknya orang yang mencari bambu pethuk. "Akhirnya saya justru menemukan berbagai bambu yang lebih unik dan memiliki keindahan tersendiri," kata Suwarno.

Tidak hanya dari Ponorogo saja, beberapa bambu unik ia dapatkan dari daerah lain seperti Gresik, Surabaya, Tuban, hingga ke Jawa Tengah.

Dengan koleksi ini, Suwarno berencana membuat museum bambu di sekitar tempat tinggalnya. Ia berharap hal ini dapat mengedukasi masyarakat akan beragam jenis bambu nusantara. (pul/vd:yan)

Berita Terkait


Seorang Warga Koleksi Lebih Dari 700 Bambu Unik


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber