Berita Terbaru :
Pemerintah Tunda Keberangkatan Haji Karena Pandemi Covid 19
12 Warga Desa Giripurno Kota Batu Positif Covid-19
Samsat Surabaya Timur Siap Menerapkan New Normal
1.931 Jamaah Haji Bojonegoro Gagal Berangkat ke Tanah Suci
5 Bulan Jumlah Penderita HIV/AIDS di Madiun Mencapai 26 Orang
Bahu Jalan Raya Ranuyoso Ambrol
Pasien Positif Corona di Pacitan Bertambah Saat Persiapan Skema New Normal
Dinsos Perketat Seleksi Penerima Bantuan di Masa Pandemi
Usai Kegitan Pelantikan Pengawas Dindik Provinsi Jatim, 4 Kepsek di Pacitan Akan Jalani Swab
Masyarakat Buka Dapur Umum Bagi Keluarga Pasien Terkonfrim Positif Covid 19
Ada 1646 Calon Jamaah Haji Asal Lamongan Gagal Berangkat
Aniaya Sopir, Petugas Amankan Belasan Anak Punk
Pengusaha Kulit Ditemukan Tewas Membusuk di Lingkungan Industri Kecil
Tak Pakai Masker, Sejumlah Pemuda Dihukum Hafalkan Pancasila
Kasus Positif Covid Tembus 62, 4 Sembuh
   

Kacang Kapri Banyuwangi Melenggang ke Taiwan
Icip - Icip  Selasa, 17-09-2019 | 18:36 wib
Reporter : Nova Sari
Surabaya pojokpitu.com, Komoditas ekspor baru dari Surabaya kembali melenggang ke pasar luar negeri. Kementan melalui Karantina Pertanian Surabaya memfasilitasi eksportasi kacang kapri milik PT. Lumbung Pangan Internasional sebanyak 10,7 ton dengan nilai 362 juta ke negara Taiwan (16/9).

"Pada tahun ini PT. Lumbung pangan Internasional telah 2 kali mengirimkan kacang kapri asal Banyuwangi ke Taiwan, pertama 9,7 ton  pada 29 Agustus 2019 dan yang kedua ekspor kali ini," jelas Kepala karantina Pertanian Surabaya, Musyaffak.

"Menurut data dari Karantina Pertanian Surabaya, tahun-tahun sebelumnya yaitu 2017 dan 2018 belum pernah dilakukan eksportasi kacang Kapri, sehingga ekspor kali ini bisa dibilang ekspor komoditas baru," tambahnya.

Hal ini sangat sesuai dengan strategi Kementerian Pertanian untuk meningkatkan ekspor melalui penambahan jenis komoditas baru dan negara tujuan baru ekspor.

"Karantina Pertanian Surabaya mendukung mempercepat ekspor komoditas ini dengan memastikan kacang kapri tersebut bebas dari serangga Frankliniella Occidentalis (western Flower Thrips) yang dipersyaratkan Taiwan melalui pemeriksaan fisik," jelas Yogi Karismawan, petugas karantina yang melakukan pemeriksaan.

"Apabila semua dokumen terpenuhi dan Kapri dinyatakan sehat, Phytosanitary Certifikat dapat diterbitkan," tambah Yogi.

Kacang Kapri (Pisum sativum) merupakan salah satu jenis sayuran yang cukup populer bukan hanya di Indonesia namun juga di manca negara. Selain rasanya enak, kacang kapri juga bermanfaat untuk kesehatan misalnya mencegah flu, bermanfaat untuk pencernaan, mencegah osteophorosis, kanker, anemia, dan sebagainya. (yos)

Berita Terkait

Macadamia, Jenis Kacang Mahal Dari Gunung Ijen

Kacang Kapri Banyuwangi Melenggang ke Taiwan

Harga Anjlok, Petani Kacang Tanah Ponorogo Resah

Harga Kacang Hijau Anjlok Saat Panen Raya, Petani Terancam Merugi
Berita Terpopuler
Membusuk Bunuh Diri, Diduga Akibat Depresi Gejala Covid-19
Peristiwa  6 jam

Pengusaha Kulit Ditemukan Tewas Membusuk di Lingkungan Industri Kecil
Peristiwa  2 jam

Kasus Positif Covid Tembus 62, 4 Sembuh
Covid-19  3 jam

1.931 Jamaah Haji Bojonegoro Gagal Berangkat ke Tanah Suci
Info Haji  30 menit



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber