Berita Terbaru :
Warga Trauma Diserang Kembali, TNI Polri Dibantu Brimob Siaga
Bandar Narkoba Lapas Porong Ditembak Mati
Pelajar SMK Negeri Puspo Ciptakan Pakan Konsentrat Untuk Sapi Perah dan Kambing Dari Limbah Pertanian
Lapas Over Kapasitas, Pemerintah Bakal Terapkan Rehabilitasi Bagi Pengguna Narkoba
Keturunan Gipo Kecewa Pemkot Abaikan Langgar Bersejarah
Komisi D Minta Dispendik Kota Surabaya Mengkaji Ulang Sekolah Tatap Muka
Razia Masker, Puluhan Remaja di Blitar Dihukum Hafalkan Pancasila
PDI Perjuangan Lawan Incumbent Ipong Muchlissoni
Dampak Banyak yang Menjual Daripada Membeli Perhiasan, Toko Perhiasan Pasar Kepanjen Tutup
Tahun 2020, Pemkab Bojonegoro Bangung 20 Embung Baru
Historis SBY, Demokrat Prioritaskan Kemenangan di Pacitan
   

Kacang Kapri Banyuwangi Melenggang ke Taiwan
Icip - Icip  Selasa, 17-09-2019 | 18:36 wib
Reporter : Nova Sari
Surabaya pojokpitu.com, Komoditas ekspor baru dari Surabaya kembali melenggang ke pasar luar negeri. Kementan melalui Karantina Pertanian Surabaya memfasilitasi eksportasi kacang kapri milik PT. Lumbung Pangan Internasional sebanyak 10,7 ton dengan nilai 362 juta ke negara Taiwan (16/9).

"Pada tahun ini PT. Lumbung pangan Internasional telah 2 kali mengirimkan kacang kapri asal Banyuwangi ke Taiwan, pertama 9,7 ton  pada 29 Agustus 2019 dan yang kedua ekspor kali ini," jelas Kepala karantina Pertanian Surabaya, Musyaffak.

"Menurut data dari Karantina Pertanian Surabaya, tahun-tahun sebelumnya yaitu 2017 dan 2018 belum pernah dilakukan eksportasi kacang Kapri, sehingga ekspor kali ini bisa dibilang ekspor komoditas baru," tambahnya.

Hal ini sangat sesuai dengan strategi Kementerian Pertanian untuk meningkatkan ekspor melalui penambahan jenis komoditas baru dan negara tujuan baru ekspor.

"Karantina Pertanian Surabaya mendukung mempercepat ekspor komoditas ini dengan memastikan kacang kapri tersebut bebas dari serangga Frankliniella Occidentalis (western Flower Thrips) yang dipersyaratkan Taiwan melalui pemeriksaan fisik," jelas Yogi Karismawan, petugas karantina yang melakukan pemeriksaan.

"Apabila semua dokumen terpenuhi dan Kapri dinyatakan sehat, Phytosanitary Certifikat dapat diterbitkan," tambah Yogi.

Kacang Kapri (Pisum sativum) merupakan salah satu jenis sayuran yang cukup populer bukan hanya di Indonesia namun juga di manca negara. Selain rasanya enak, kacang kapri juga bermanfaat untuk kesehatan misalnya mencegah flu, bermanfaat untuk pencernaan, mencegah osteophorosis, kanker, anemia, dan sebagainya. (yos)

Berita Terkait

Macadamia, Jenis Kacang Mahal Dari Gunung Ijen

Kacang Kapri Banyuwangi Melenggang ke Taiwan

Harga Anjlok, Petani Kacang Tanah Ponorogo Resah

Harga Kacang Hijau Anjlok Saat Panen Raya, Petani Terancam Merugi
Berita Terpopuler
Historis SBY, Demokrat Prioritaskan Kemenangan di Pacitan
Pilkada  10 jam

PDI Perjuangan Lawan Incumbent Ipong Muchlissoni
Pilkada  8 jam

Lapas Over Kapasitas, Pemerintah Bakal Terapkan Rehabilitasi Bagi Pengguna Narko...selanjutnya
Hukum  2 jam

Dampak Banyak yang Menjual Daripada Membeli Perhiasan, Toko Perhiasan Pasar Kepa...selanjutnya
Ekonomi Dan Bisnis  8 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Karyawan Toko Tipu Korban dan Gelapkan Ribuan Lpg
Jatim Awan

Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber