Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Malang Raya 

Akibat Puntung Rokok, Gudang Tempat Menyimpan Bahan Cat Printing Terbakar
Selasa, 17-09-2019 | 18:05 wib
Oleh : Khaerul Anwar
Berita Video : Akibat Puntung Rokok, Gudang Tempat Menyimpan Bahan Cat Printing Terbakar
Malang pojokpitu.com, Sebuah gudang tempat pembuatan bungkus rokok terbakar hebat pada Selasa (17/9) sore. Kebakaran akibat puntung rokok dari pekerja rehab bangunan gudang.

PMK segera melakukan pembasahan di gudang PT Assa yang bergerak dibidang pembuatan bungkus rokok. Kejadian itu membuat warga sekitar pabrik khawatir dan resah dengan ledakan yang terjadi. Sebab gudang berisi bahan cat dan thinner dari printiing pembuatan bungkus rokok.

Bahkan, terdapat beberapa pekerja rehab pembangunan gudang yang tengah beristirahat mengalami luka ringan akibat terkena percikan api.

Rehab gudang yang berisikan cat afkir mengalami kebocoran. Saat itu terdapat pekerja bangunan tengah merokok, sehingga membuat api tersulut dan menimbulkan kebakaran hebat.

Petugas keamanan beserta karyawan yang mengetahu kejadian tersebut segera memadamkan dengan alat pemadam api ringan atau Apar. Namun belum juga teratasi.

Tidak lama kemudian 3 PMK segera melakukan pembasahan di lokasi, Sehingga api dapat dipadamkan 30 menit kemudian.

Sementara pekerja bangunan yang terluka segera dibawa ke rumah sakit terdekat guna mendapatkan perawatan. Atas kebakaran yang terjadi, kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. (pul/vd:yan)

Berita Terkait


Gudang Bahan Bangunan Yang Berisi Cat Dan Thinner Ludes Terbakar

10 PMK Dikerahkan, Hingga Siang Ini Api Belum Padam

Gudang Rongsokan Dilalap Si Jago Merah

Akibat Puntung Rokok, Gudang Tempat Menyimpan Bahan Cat Printing Terbakar


Kebakaran Gudang Kosong Membuat Panik Warga

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber