Berita Terbaru :
Di Tengah Pendemi Covid 19, Warga Turi Bersyukur Terima Sertifikat Gratis
Terlanjur Beli Oleh Oleh, CJH Ini Mengaku Kecewa
Bejat, Begini Wajah Napi Asimilasi Yang Cabuli Anak Calon Istri
   

Temuan Mayat Bayi Dalam Tas Plastik Gegerkan Warga Sepanjang Kalimas
Metropolis  Selasa, 17-09-2019 | 17:42 wib
Reporter : Yusmana Windarto
Mendapat laporan warga, petugas Linmas Kota Surabaya langsung mengevakuasi mayat bayi ke kamar mayat RSUD dr Soetomo untuk otopsi. Foto Yus
Berita Video : Temuan Mayat Bayi Dalam Tas Plastik Gegerkan Warga Sepanjang Kalimas
Surabaya pojokpitu.com, Mayat bayi dalam tas plastik ditemukan di aliran Kalimas, gegerkan warga Selasa (17/9) siang. Bayi yang diperkirakan berusia satu minggu ini ditemukan sejumlah warga yang melihat tangan mungil bayi di antara tumbuhan air.

Saat ditemukan, mayat bayi dalam tas plastik hitam ini tersangkut pada tumbuhan air. Saat dilihat secara dekat, warga akhirnya memastikan bahwa tangan mungil tersebut adalah mayat bayi dalam tas plastik berwarna hitam. Atas laporan warga, puluhan petugas Linmas langsung datang ke lokasi dan melakukan evakuasi.

Menurut Khotiyah saksi mata, mayat bayi tersebut langsung dibawa ke kamar jenazah RSUD dr Soetomo, untuk dilakukan otopsi dan proses identifikasi. (PUL/vd:yan)

Berita Terkait

Kondisi Bayi Makin Membaik, Banyak Warga Ingin Mengadopsi

Mayat Bayi Dalam Kresek Gegerkan Warga Modo Lamongan

Dua Pelaku Pembuang Mayat Bayi Tertangkap Polisi

Tunggu Hasil Otopsi, Ada Kemungkinan Ibu Bayi Jadi Tersangka
Berita Terpopuler
Bejat, Begini Wajah Napi Asimilasi Yang Cabuli Anak Calon Istri
Peristiwa  3 jam

Terlanjur Beli Oleh Oleh, CJH Ini Mengaku Kecewa
Peristiwa  1 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber