Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

DPR dan Pemerintah Kompak Sahkan RUU KPK
Selasa, 17-09-2019 | 15:38 wib
Oleh : Iman Pujiono
Jakarta pojokpitu.com, Gelombang penolakan terkait RUU KPK yang begitu kuat ternyata tidak didengar oleh DPR dan Pemerintah. Selasa (17/9) ini DPR RI mengesahkan revisi UU 30/2002 tentang KPK yang pembahasanya terkesan cepat dan diam-diam.

Meski mendapatkan penolakan dari berbagai elemen masyarakat dan akademisi bahkan dari KPK sendiri. Revisi UU KPK nomer 30 tahun 2002 baru saja disahkan dalam rapat paripurna DPR RI,  pada Selasa yang dipimpin Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah dan dihadiri oleh Menteri Humkum dan HAM Yasona Laoly dan Menpan Rb Syafrudin.

Berdasarkan pantauan di lapangan,  rapat paripurna hanya dihadiri 80 anggota DPR saat dibuka. Meski demikian, Fahri menyatakan ada 289 yang tercatat hadir dan izin dari 560 anggota dewan.

Dalam pengesahan kali ini diketahui bahwa 7 fraksi menyetujui revisi UU KPK secara penuh dan 2 fraksi, yaitu Gerindra dan PKS, memberi catatan soal dewan pengawas.

Pembahasan revisi UU KPK sejak resmi jadi usul inisiatif dpr hingga disahkan dalam rapat paripurna DPR hanya 13 hari. DPR sendiri akan mengakhiri masa jabatannya pada 30 September 2019.

Sebelumnya diberitakan revisi UU 30/2002 tentang KPK ditolak oleh guru besar, akademisi,  koalisi masyarakat, hingga oleh KPK sendiri karena dianggap bisa membunuh lembaga antikorupsi itu. 

Namun DPR dan pemerintah tetap melanjutkan pembahasan hingga akhirnya kini disahkan. (yos)

Berita Terkait


Demo Dukung Revisi UU KPK, Massa PMII Bentrok di KPK

Arak Pocong KPK Keliling Kampus, Mahasiswa Desak UU KPK Dicabut

Aliansi Masyarakat Anti Korupsi Tolak Pengesahan RUU KPK

DPR dan Pemerintah Kompak Sahkan RUU KPK


Anggota DPR Ini Teken Revisi RUU KPK, tapi Tak Tahu Isinya

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber