Berita Terbaru :
Produsen Rokok Terdampak Pandemi Covid-19, Produksi Turun 40 Persen
Penerapan New Normal Bidang Industri di Jatim
PPDB Online, Baru 4 SMPN Penuhi Pagu Pendaftar Siswa
Tahun Ajaran Baru Mulai 13 Juli 2020
Sebanyak 200 Orang Warga Rungkut Ikut Tes Swab Dengan Mobile PCR BNPB
98 Persen Perawat Klaster TKHI di Asrama Haji Sembuh
Pemkab Fungsikan Kampus Stikes Jadi Ruang Isolasi
Dokter di Surabaya Meninggal Dunia Berstatus PDP
Kebutuhan Padi di Jatim Masih Surplus, Hanya Kedelai yang Kekurangan
Sejak Pandemi Covid 19, Angka Ibu Hamil di Jatim Meningkat Tajam
Suami Pasien Nomor 4 Terkonfirmasi Positif Covid 19
Hantam Truck, Pelajar SMP Terseret Hingga Tewas
Warga Ponorogo Masih Bandel Terbangkan Balon Tanpa Awak
Warga Saudi Tak Kuasa Menahan Air Mata saat Masjid Kembali Dibuka
Jumlah Warga Waru Sidoarjo Positif Covid-19 Turun Drastis
   

Hiu Tutul Kesasar di Kanal PLTU Paiton, Petugas Kesulitan Evakuasi
Tapal Kuda Dan Madura  Selasa, 17-09-2019 | 13:25 wib
Reporter : Farid Fahlevi
Hiu paus satwa dengan nama latin Rhincodon Typus dilaporkan terjebak dalam kanal air, atau water intake, di kompleks PLTU Paiton Kabupaten Probolinggo. Foto: Farid Fahlevi
Probolinggo pojokpitu.com, Kemunculan hiu tutul di perairan utara atau selatan pulau jawa sejak beberapa hari terakhir mulai berdampak. Mulai hiu tutul mati karena terdampar, hingga dilaporkan terjebak di dalam kanal air pembangkit listrik tenaga uap PLTU paiton Kabupaten Probolinggo.

Hiu paus atau warga sekitar menyebut hiu tul-tul itu berenang bebas di kanal atau aliran air PLTU Paiton. Informasi yang dihimpun, hiu tutul mulai terlihat di kanal air sejak Kamis 12 September lalu. Kanal tersebut merupakan kanal utama yang aliran airnya dimanfaatkan oleh 7 dari 8 unit pembangkit listrik di PLTU Paiton.

Namun keberadaan satwa pemakan planton ini sulit dideteksi, karena ukuran tubuh lebih kecil dibandingkan biasanya. Diduga hiu ini terjebak di kanal jenis anakkan, dengan panjang tubuh sekitar 4,5 meter.

Mamalia ini masuk ke kanal melalui pintu PLTU Paiton yang berbatasan langsung dengan laut utara. Tidak berfungsinya jaring, menjadi penyebab hiu tutul tersebut masuk ke dalam kanal.

Menurut Dedi Isfandi, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Probolinggo, PLTU Paiton bersama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan Seerta Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut, BPSPL, tengah berupaya mengembalikan hiu paus ke laut lepas. "Namun kami kesulitan mengembalikan mamalia langka itu ke tengah laut, sebab arus dalam kanal sangat deras, juga merupakan kawasan berbahaya," kata Dedi.

Diketahui, sejak lima hari terakhir, kawanan hiu tutul muncul di perairan laut utara Probolinggo atau selat Madura. Mamalia ini migrasi ke perairan Indonesia karena faktor cuaca dan ketersediaan pakan yang melimpah. (pul)

Berita Terkait

Penampakan Kawanan Hiu Tutul di Pelabuhan Probolinggo

Selamatkan Hiu Tutul Dari Kanal Pembangkit Listrik, Anggota TNI Dapat Penghargaan

Hiu Paus di Kanal PLTU Paiton Kondisinya Melemas, Tim Gabungan Siapkan Evakuasi

Hiu Tutul Kesasar di Kanal PLTU Paiton, Petugas Kesulitan Evakuasi
Berita Terpopuler
Alhamdulillah, 7 Pasien Dinyatakan Sembuh Dari Covid-19
Kesehatan  6 jam

Dump Truk Muatan Batu Coral Terbakar di Jalur Ngawi-Cepu
Peristiwa  5 jam

Sebanyak 308 Pedagang Jalani Rapid Test, 2 Diantaranya Reaktif Covid-19
Peristiwa  8 jam

Hantam Truck, Pelajar SMP Terseret Hingga Tewas
Peristiwa  2 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber