Berita Terbaru :
Disangka Akan Jual Bayi, Seorang Pria Bertato Diamankan Polisi
Korban Begal Dibacok, Sepeda Motor Dirampas di Lumajang
Warga Nganjuk Kembalikan Beras Bantuan Covid Tak Layak Konsumsi
Kecelakaan Mobil Vs Motor, 2 Orang Terluka
Terpleset Saat Loncat ke Perahu, Nelayan Panarukan Tenggelam
Pemkab Sidoarjo Cairkan Bantua Rp 6 Milyar Untuk Ketua RW
Polri Beri Dispensasi Perpanjangan SIM Dampak Covid 19
BKD Jatim Angkat Bicara Terkait Pelantikan Kepala Sekolah
Ratusan Petugas Check Point Penyekatan Ikut Rapid Test
Pemprov Jatim Kembangkan Terapi Plasma Untuk Pasien Covid 19 Dengan Gejala Berat
Terdapat 7 Pasien Gangguan Jiwa RSJ Menur Terpapar Covid 19
Terdapat 130 Kasus Anak Positif Covid 19 di Jatim
Polres Malang Kembali Membuat Kampung Tangguh di Kawasan Kepanjen
Jelang New Normal, Penjual Masker Raup Omset Jutaan Rupiah Tiap Harinya
Uji Coba New Normal, Tempat Layanan Publik Dan Pariwisata Jadi Sasaran
   

Hiu Tutul Kesasar di Kanal PLTU Paiton, Petugas Kesulitan Evakuasi
Tapal Kuda Dan Madura  Selasa, 17-09-2019 | 13:25 wib
Reporter : Farid Fahlevi
Hiu paus satwa dengan nama latin Rhincodon Typus dilaporkan terjebak dalam kanal air, atau water intake, di kompleks PLTU Paiton Kabupaten Probolinggo. Foto: Farid Fahlevi
Probolinggo pojokpitu.com, Kemunculan hiu tutul di perairan utara atau selatan pulau jawa sejak beberapa hari terakhir mulai berdampak. Mulai hiu tutul mati karena terdampar, hingga dilaporkan terjebak di dalam kanal air pembangkit listrik tenaga uap PLTU paiton Kabupaten Probolinggo.

Hiu paus atau warga sekitar menyebut hiu tul-tul itu berenang bebas di kanal atau aliran air PLTU Paiton. Informasi yang dihimpun, hiu tutul mulai terlihat di kanal air sejak Kamis 12 September lalu. Kanal tersebut merupakan kanal utama yang aliran airnya dimanfaatkan oleh 7 dari 8 unit pembangkit listrik di PLTU Paiton.

Namun keberadaan satwa pemakan planton ini sulit dideteksi, karena ukuran tubuh lebih kecil dibandingkan biasanya. Diduga hiu ini terjebak di kanal jenis anakkan, dengan panjang tubuh sekitar 4,5 meter.

Mamalia ini masuk ke kanal melalui pintu PLTU Paiton yang berbatasan langsung dengan laut utara. Tidak berfungsinya jaring, menjadi penyebab hiu tutul tersebut masuk ke dalam kanal.

Menurut Dedi Isfandi, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Probolinggo, PLTU Paiton bersama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan Seerta Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut, BPSPL, tengah berupaya mengembalikan hiu paus ke laut lepas. "Namun kami kesulitan mengembalikan mamalia langka itu ke tengah laut, sebab arus dalam kanal sangat deras, juga merupakan kawasan berbahaya," kata Dedi.

Diketahui, sejak lima hari terakhir, kawanan hiu tutul muncul di perairan laut utara Probolinggo atau selat Madura. Mamalia ini migrasi ke perairan Indonesia karena faktor cuaca dan ketersediaan pakan yang melimpah. (pul)

Berita Terkait

Penampakan Kawanan Hiu Tutul di Pelabuhan Probolinggo

Selamatkan Hiu Tutul Dari Kanal Pembangkit Listrik, Anggota TNI Dapat Penghargaan

Hiu Paus di Kanal PLTU Paiton Kondisinya Melemas, Tim Gabungan Siapkan Evakuasi

Hiu Tutul Kesasar di Kanal PLTU Paiton, Petugas Kesulitan Evakuasi
Berita Terpopuler
Rapid Tes di Warkop, Seorang Pengunjung Dinyatakan Reaktif
Kesehatan  14 jam

Pemkab Sidoarjo Cairkan Bantua Rp 6 Milyar Untuk Ketua RW
Metropolis  1 jam

Usai Lebaran Harga Bawang Merah Capai Rp 41 Ribu
Ekonomi Dan Bisnis  12 jam

Bursa Transfer: Pogba ke Juventus, Eks Pelatih Milan ke MU
Sepak Bola  13 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber