Berita Terbaru :
Pasca Lebaran, Harga Daging Sapi dan Ayam Relatif Stabil
Menuju New Normal, Polwan Blitar Sisir Tempat Keramaian
Produsen Rokok Terdampak Pandemi Covid-19, Produksi Turun 40 Persen
Penerapan New Normal Bidang Industri di Jatim
PPDB Online, Baru 4 SMPN Penuhi Pagu Pendaftar Siswa
Tahun Ajaran Baru Mulai 13 Juli 2020
Sebanyak 200 Orang Warga Rungkut Ikut Tes Swab Dengan Mobile PCR BNPB
98 Persen Perawat Klaster TKHI di Asrama Haji Sembuh
Pemkab Fungsikan Kampus Stikes Jadi Ruang Isolasi
Dokter di Surabaya Meninggal Dunia Berstatus PDP
Kebutuhan Padi di Jatim Masih Surplus, Hanya Kedelai yang Kekurangan
Sejak Pandemi Covid 19, Angka Ibu Hamil di Jatim Meningkat Tajam
Suami Pasien Nomor 4 Terkonfirmasi Positif Covid 19
Hantam Truck, Pelajar SMP Terseret Hingga Tewas
Warga Ponorogo Masih Bandel Terbangkan Balon Tanpa Awak
   

Kejari Mojokerto Geledah Kantor Dinas Pertanian Terkait Korupsi Irigasi
Hukum  Selasa, 17-09-2019 | 13:07 wib
Reporter : Aminuddin Ilham
Tim Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto, mendatangi dan melakukan penggeledahan di Kantor Dinas Pertanian Kabupaten setempat. Foto Aminuddin Ilham
Mojokerto pojokpitu.com, Kejaksaan Negeri menggeledah Kantor Dinas Pertanian kabupaten Mojokerto Selasa (17/9) pukul 10.00 Wib. Penggeledahan dilakukan untuk mencari tambahan alat bukti terkait dugaan korupsi proyek irigasi sumur dangkal di Dinas Pertanian pada tahun 2016 lalu, yang merugikan negara hingga Rp 519 juta.

Tim penyidik kejaksaan langsung melakukan penggeledahan di Ruang Kepala Dinas Pertanian Sulistyawati. Beberapa berkas sebanyak 4 box disita penyidik. Barang-barang tersebut merupakan alat bukti tambahan, dalam kasus dugaan korupsi proyek irigasi sumur dangkal untuk petani di Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto.

Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejari Kabupaten Mojokerto, menduga ada penyelewengan yang berindikasi merugikan negara senilai Rp 519 juta pada tahun 2016 lalu. Terkait penggeledahan yang dilakukan Tim Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto ini, Sulistyawati Kepala Dinas Pertanian mengaku pasrah. "Kami menghargai proses hukum yang dilakukan oleh Penyidik Kejaksaan Negeri Kabupaten setempat," kata Sulistyawati.

Pada kasus dugaan korupsi proyek irigasi sumur dangkal ini, Penyidik Tindak Pidana Khusus telah memeriksa 20 orang dari dinas pertanian, PPK, PPA dan KPA. Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan belum penetapan tersangka. (pul/vd:yan)

Berita Terkait

Kejari Mojokerto Geledah Kantor Dinas Pertanian Terkait Korupsi Irigasi
Berita Terpopuler
Alhamdulillah, 7 Pasien Dinyatakan Sembuh Dari Covid-19
Kesehatan  8 jam

Dump Truk Muatan Batu Coral Terbakar di Jalur Ngawi-Cepu
Peristiwa  7 jam

Hantam Truck, Pelajar SMP Terseret Hingga Tewas
Peristiwa  4 jam

Sebanyak 308 Pedagang Jalani Rapid Test, 2 Diantaranya Reaktif Covid-19
Peristiwa  10 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber