Berita Terbaru :
Walikota Madiun Buka Sunday Market Dan Utamakan Protokol Kesehatan
Laka Truk Bak Terbuka Mengangkut Belasan Penumpang Terguling, 2 Tewas Seketika
Sekolah Siap Jalani Tatanan Baru New Normal
Dishub Tuban Ciptakan Garis Jaga Jarak Mirip di Moto GP
Wali Murid Khawatir Apabila Anaknya Kembali Masuk Sekolah
Dinas Pariwisata Siapkan Konsep New Normal Sarangan
Tim Gugus Tugas Covid 19 Ponorogo Sudah Lakukan 2000 Rapid Tes
Bupati Intruksikan Tegas Lakukan Pembubaran Tempat Berkumpulnya Warga
KPU Butuh Tambahan Anggaran Rp 9 Miliar Untuk Penerapan Protokol Kesehatan
Cafe Kopi yang Ditemukan 6 OTG Ditutup Sementara
Harga Empon-Empon Anjlok di Pasar Tradisional
Pemegang Senpi di Polres Malang Diperiksa
   

Kejari Mojokerto Geledah Kantor Dinas Pertanian Terkait Korupsi Irigasi
Hukum  Selasa, 17-09-2019 | 13:07 wib
Reporter : Aminuddin Ilham
Tim Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto, mendatangi dan melakukan penggeledahan di Kantor Dinas Pertanian Kabupaten setempat. Foto Aminuddin Ilham
Mojokerto pojokpitu.com, Kejaksaan Negeri menggeledah Kantor Dinas Pertanian kabupaten Mojokerto Selasa (17/9) pukul 10.00 Wib. Penggeledahan dilakukan untuk mencari tambahan alat bukti terkait dugaan korupsi proyek irigasi sumur dangkal di Dinas Pertanian pada tahun 2016 lalu, yang merugikan negara hingga Rp 519 juta.

Tim penyidik kejaksaan langsung melakukan penggeledahan di Ruang Kepala Dinas Pertanian Sulistyawati. Beberapa berkas sebanyak 4 box disita penyidik. Barang-barang tersebut merupakan alat bukti tambahan, dalam kasus dugaan korupsi proyek irigasi sumur dangkal untuk petani di Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto.

Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejari Kabupaten Mojokerto, menduga ada penyelewengan yang berindikasi merugikan negara senilai Rp 519 juta pada tahun 2016 lalu. Terkait penggeledahan yang dilakukan Tim Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto ini, Sulistyawati Kepala Dinas Pertanian mengaku pasrah. "Kami menghargai proses hukum yang dilakukan oleh Penyidik Kejaksaan Negeri Kabupaten setempat," kata Sulistyawati.

Pada kasus dugaan korupsi proyek irigasi sumur dangkal ini, Penyidik Tindak Pidana Khusus telah memeriksa 20 orang dari dinas pertanian, PPK, PPA dan KPA. Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan belum penetapan tersangka. (pul/vd:yan)

Berita Terkait

Kejari Mojokerto Geledah Kantor Dinas Pertanian Terkait Korupsi Irigasi
Berita Terpopuler
Pemegang Senpi di Polres Malang Diperiksa
Malang Raya  16 jam

Dinas Pariwisata Siapkan Konsep New Normal Sarangan
Mlaku - Mlaku  10 jam

Cafe Kopi yang Ditemukan 6 OTG Ditutup Sementara
Malang Raya  14 jam

Wali Murid Khawatir Apabila Anaknya Kembali Masuk Sekolah
Pendidikan  9 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber