Berita Terbaru :
LPT Unair Tutup, RS Rujukan Bingung Periksa Sampel Swab Pasien
19 Kampung Tangguh Covid-19 Diresmikan Bertahap di Tulungagung
   

Sebanyak 104 Kecelakaan Sudah Terjadi Diruas Tol Ngawi - Kertosono
Mataraman  Selasa, 17-09-2019 | 08:21 wib
Reporter : Tova Pradana
Angka laka lantas di jalur tol Ngawi - Kertosono - Kediri terbilang tinggi. Mayoritas penyebab utama kecelakaan disebabkan karena ban pecah dan mengantuk. Foto dok pojokpitu.com
Madiun pojokpitu.com, Kecelakaan kendaraan di ruas tol Ngawi - Madiun - Kertosono - Kediri sejak awal tahun terbilang fantastis. Ruas tol yang baru diresmikan Presiden Jokowi sejak 2018, selama setahun ini mencapai ratusan kecelakaan yang melibatkan kendaraan pribadi , angkut dan kendaraan umum.

Tingginya angka kecelakaan tersebut membuat keprihatinan PT. JNK selaku pengelola ruas tol Trans Jawa di Jawa Timur bagian barat. Tercatat 104 angka laka terjadi sejak bulan Januari-Agustus lalu. "Kami mengaku prihatin, lantaran penyebab terbanyak kecelakaan dikarenakan ban pecah dan mengantuk," ujar Iwan Moedyarno , Dirut PT JNK.

Dengan banyaknya angka kecelakaan yang terjadi di ruas tol Ngawi - Kertosono, Iwan menekankan kesiapan diri dari para pengendara sebelum masuk ke tol, baik secara fisik pengemudi maupun kendaraan. PT JNK juga akan menambahkan sejumlah fasilitas, seperti Singing Road dan perbaikan kualitas jalan di titik jembatan. (pul)

Berita Terkait

Tabrak Truk Tiang Beton, 4 Penumpang Mobil Avanza Tewas

Karena Ban Pecah, Mobil Fortuner Terbalik di Tol Paspro Enam Orang Luka

Kecelakaan Tol Pandaan, Ibu dan 2 Anaknya Tewas Mengenaskan

Inalillahi, Gus Hilman Meninggal Dunia di Tol Pandaan
Berita Terpopuler
19 Kampung Tangguh Covid-19 Diresmikan Bertahap di Tulungagung
Peristiwa  2 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber