Berita Terbaru :
PB Dikabulkan, Napi Teroris Asal Surabaya Bebas
Mobil PCR Dioperasikan Untuk Luar Daerah, Risma Mengamuk
Dua Penyuap Mantan Bupati Sidoarjo Divonis 20 Bulan
Pulang Melaut, Pencari Kupang Hilang Terseret Banjir
Kejar-Kejaran Dengan Polisi, Sepasang Kekasih Ditangkap Karena Gelapkan Mobil
Pohon Tumbang Ganggu Akses Jalan Desa
Balon Udara Berukuran Besar Nyangkut di Kabel Telkom Ponorogo
5 Anggota Keluarga Kluster Sampoerna Ditest Swab
Diduga Kelebihan Muatan, Truk Bermuatan Kaca Terguling
Pedagang Dari Luar Kota Diwajibkan Miliki Surat Keterangan Hasil Rapid Test
Dinkes Kembali Lakukan Rapid Test Terhadap Ratusan Pedagang Pasar Batu
Diterjang Aliran Sungai, Jembatan Rusak, Akses Antar Desa Terputus
Cuitan Dokter di Twitter Viral, Pihak RS Royal Beri Klarifikasi
KPU Ngawi Segera Lanjutkan Tahapan Pilkada
Hasil Grebek Rapid Tes, Ditemukan Satu Pedagang di Pasar Lamongan Positif Covid 19
   

Keluarkan Bau Busuk, Ipal RPH Dikeluhkan Pengguna Jalan
Tapal Kuda Dan Madura  Selasa, 17-09-2019 | 02:10 wib
Reporter : Andi Nurcholis
Situbondo pojokpitu.com, Diduga keluarkan bau busuk dan over kapasitas, instlasi pengolahan air limbah di rumah potong hewan situbondo dikeluhkan pengguna jalan.

Limbah kotoran dari ternak sapi tersebut meluber hingga mengalir ke sungai saluran irigasi. Pihak Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan mengakui kurangnya volume kapasitas proyek Ipal baru tersebut.

Seperti tempat Instalasi Pengolahan Air Limbah (Ipal) milik rumah potong hewan di Desa Sumber Kolak Kecamatan Panarukan yang sempat mengeluarkan bau busuk. Kurang lebih sepekan terakhir, Ipal kotoran ternak sapi dikeluhkan oleh warga dan pengguna jalan setempat.

Bau busuk sangat terasa disekitar luar kantor RPH tepatnya di saluran irigasi. Diduga over kapsitas, Ipal tersebut meluber dan mengelair ke aliran sungai irigasi.

Muhammad Hasanuddin, Plt Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Situbondo, mengakui jika proyek Ipal RPH tersebut, memiliki kekurangan voleme kapasitas. "Instalasi pengolahan air limba di RPH Situbondo ini sebesar 3 sampai 4 meter kibik," kata Muhammad Hasanuddin.

Sementara idelnya dalam sehari penyembelehan sapi mencapai 15 ekor dibutuhkan ruang pengolahan Ipal sebesar 50 meter kibik. Akibat over kapasitas menjadi pemicu ipal tersebut meluber dan bau busuk menyebar di lingkungan sekitar.

Agar tidak mengeluarkan bau tak sedap, pihak Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan akan segera mengambil langkah cepat. Pihaknya dalam kurung waktu kedepan akan melakukan perbaikan Ipal di RPH untuk bisa berfungsi secara maksimal. (yos)

Berita Terkait

Keluarkan Bau Busuk, Ipal RPH Dikeluhkan Pengguna Jalan

Komisi D Kroscek ke Kementerian LHK Terkait Pencemaran Air Limbah oleh PT PRIA
Berita Terpopuler
Begini Reaksi Petugas Saat Pedagang Pasar Sono Terpapar Virus Corona
Metropolis  7 jam

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Peristiwa  9 jam

Penataan Ulang Pasar Tradisional Cegah Penularan Covid-19
Metropolis  12 jam

Tak Pakai Masker, Puluhan HP dan KTP Warga Disita Petugas
Peristiwa  7 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber