Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
 

Divonis 4 Tahun, Penyanyi Dangdut Menangis
Senin, 16-09-2019 | 19:11 wib
Oleh : Fakhrurrozi
pojokpitu.com, Yolla Berlin, penyanyi dangdut yang didakwa mengkonsumsi sabu-sabu, akhirnya divonis 4 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya. Penyanyi berusia 26 tahun ini juga didenda Rp 800 juta subsider 1 bulan penjara. Seusai sidang, perempuan berusia 26 tahun ini langsung menangis.

Dalam amar putusannya, majelis hakim yang diketuai Eko Agus Siswanto menyatakan bila terdakwa Yolla Berlin, terbukti memiliki dan mengkonsumsi narkotika jenis sabu-sabu. Perbuatan terdakwa jelas melanggar pasal 114 UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika sesuai dengan dakwaan jaksa penuntut umum.

Hakim menilai perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah atas pemberantasan narkotika. Atas pertimbangan tersebut, hakim akhirnya menjatuhkan vonis 4 tahun penjara dan denda Rp 800 juta subsider 1 bulan penjara. Atas vonis ini, terdakwa dan jaksa sama-sama menerima. Meski menerima vonis hakim, Yolla Berlin menangis saat keluar sidang.

Sekedar diketahui, Yolla Berlin ditangkap 1 Juli 2019 oleh Satreskoba Polrestabes Surabaya di rumah kos Zona Home Stay, di kawasan Lontar, Sambikerep. Ketika itu, polisi menemukan barang bukti 1 poket sabu 0,12 gram yang baru dibelinya dari temannya bernama Hasip.(end)




Berita Terkait


Penjelasan Produser soal Genre Film 99 Nama Cinta

Djaduk Ferianto Sempat Kesemutan Sebelum Meninggal, Ketahui Gejalanya

Djaduk Butet

Serba Kekurangan, Penderita Polio Mulai Dapat Santunan


PWI Jatim Lapor Kapolda Terkait Perlakuan Aparat Kepolisian Terhadap Redaksi Duta Masyarakat

Wakil Walikota Surabaya Gencar Tawarkan Konsep Baru Kota Surabaya

Drama Kolosal Mojopahit Warnai HUT Brimob ke 74

Sebanyak 48 Lapak Pasar Keputran Selatan Ditertibkan

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber