Berita Terbaru :
Buka Tutup, Al Akbar Surabaya Kembali Gelar Sholat Jumat
Ichsan Asal Tuban Bunuh Diri Dengan Cara Potong Alat Kelamin
Ratusan Orang Ikut Rapid Tes di GOR Sidoarjo
5 Orang Kontak Erat Dengan Sekeluarga Meninggal Dunia Telah Dikarantina
Rapid Test Massal, 52 Warga Reaktif Langsung Dibawa ke Hotel
Gema Sholawat Iringi Kepulangan Pasien Covid-19 Sembuh
Dimasa Pandemi Covid 19 Jumlah Laka Turun Drastis
Pengantin Bahagia Meski Harus Menikah di Posko Covid 19
Polisi Pastikan Istri Meninggal Karena Dibunuh Suami
Saling Ejek, Dua Kakek Terlibat Duel, Satu Tewas Dibacok
Menuju New Normal , 12 Pasien Covid-19 Sembuh
DPRD Soroti Dana Covid Rp 192 M dan Gedung Karantina Rp 1 M yang Mangkrak Disorot DPRD
15 Warga Satu RW di Tulungagung Reaktif Rapid Tes
Haji 2020 Dibatalkan, Pedagang Oleh-Oleh Haji Rugi Hingga 75 Persen
Cegah Klaster Baru, Ribuan Nelayan dan ABK Jalani Rapid Tes
   

Rratusan Warga Berebut Takjil Bubur Arab
Pantura  Sabtu, 20-06-2015 | 21:12 wib
Reporter : Khusni Mubarok
Pengurus masjid Muhdor kuwalahan melayani warga yang berebut takjil gratis bubur arab. foto:khusni
Tuban pojokpitu.com, Ratusan warga rela berdesak-desakan memperebutkan takjil gratis yang dibagikan pengurus masjid Muhdhor yang terletak di Jl Pemuda kabupaten Tuban. Bagi-bagi takjil bubur arab ini merupakan tradisi yang sudah berlangsung sejak puluhan tahun lalu. dan digelar setiap hari selama bulan suci ramadhan. Pembagian takjil gratis ini mulai tampak pada sore hari menjelang maghrib, ratusan warga mulai anak-anak hingga orang dewasa berkumpul di masjid Muhdor menunggu pembagian bubur arab tersebut.

Tepat jam lima sore, warga mulai berbondong-bondong memadati halaman masjid kuno tersebut. Mereka langsung berdesak-desakan mengantri demi mendapatkan bubur gratis yang dibagikan pengurus masjid Muhdhor.
 
Seperti takut tidak kebagian, ratusan pengantri ini saling dorong demi mendapat posisi terdepan. tidak jarang wanita dan anak-anak yang ikut dalam kerumunan tergencet diantara pria-pria dewasa.
 
Namun demikian, meski harus berjuang susah payah, warga mengaku senang dan tidak pernah merasakan sakit. Kerelaan berebut dilakukan karena bubur arab ini hanya bisa ditemui selama bulan ramadhan saja. Biasanya bubur pembagian masjid ini akan dibawa pulang sebagai takjil buka puasa bersama keluarga.
 
Sementara itu, meski telah ikut mengantri sejak jam empat sore, sejumlah anak-anak terpaksa harus gigit jari, karena tidak kebagian. meski begitu, mereka akan kembali lagi besok, untuk mendapatkan takjil bubur arab tersebut.
 
Bubur yang diberi nama Muhdhor sesuai dengan nama masjid ini, dimasak sendiri oleh pengurus masjid pada siang hari. Mereka bergotong royong mengaduk secara bergantian beras yang direbus dalam kwali besar yang terbuat dari kuningan.
 
Selain beras dan air, bahan-bahan pembuat bubur Muhdhor antara lain santan, garam dan bumbu ramuan khusus masyarakat keturunan arab. Bumbu khusus ini dibuat dari rempah-rempah yang diolah bersama daging kambing.
 
Menurut Takmir Masjid Muhdor, Ustadz Agil Bunumay, bagi-bagi takjil bubur ini sudah menjadi tradisi tahunan masjid Muhdhor sejak tahun 1937. awalnya warga keturunan arab yang berdiam disini bersepakat untuk memberi takjil bagi warga sekitar yang tidak mampu. Kebiasan bagi-bagi takjil bubur di masjid Muhdhor ini kemudian menjadi tradisi turun temurun yang dikenal dengan tradisi bubur Muhdhor.
 
Bagi-bagi bubur gratis ini dilakukan setiap hari selama bulan ramadhan. Setiap orang yang datang diperbolehkan ikut mengantri.(tur)
 





Berita Terkait

Tradisi Akhir Ramadhan Dengan Bermain Bola Api

Ramaikan Malam Ramadhan, Anak-Anak Bermain Sepak Bola Api

Rratusan Warga Berebut Takjil Bubur Arab
Berita Terpopuler
Cegah Klaster Baru, Ribuan Nelayan dan ABK Jalani Rapid Tes
Peristiwa  6 jam

Belajar di Rumah Hingga Batas Waktu Tak Tertentu
Pendidikan  16 jam

Sedikitnya 3 Wisata Kota Batu Akan Dibuka
Mlaku - Mlaku  19 jam

Dana Untuk RW Diminta Sekdes, Puluhan Pemuda Semalam Luruk Kantor Desa
Peristiwa  8 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber